Cuaca Ekstrem di Sleman: 2 Meninggal Tersambar Petir, Sejumlah Pohon Tumbang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cuaca ekstrem hujan dan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan dua orang dilaporkan meninggal dunia karena tersambar petir di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Senin (9/2/2026). Foto: Dok. BPBD Sleman
zoom-in-whitePerbesar
Cuaca ekstrem hujan dan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan dua orang dilaporkan meninggal dunia karena tersambar petir di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Senin (9/2/2026). Foto: Dok. BPBD Sleman

Cuaca ekstrem hujan dan angin kencang di Kabupaten Sleman menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Selain itu, dua orang dilaporkan meninggal dunia karena tersambar petir, Senin (9/2).

"Korban jiwa dua orang. Kapanewon (kecamatan) Seyegan di Klaci, Kalurahan Margoluwih dua orang MD (meninggal dunia) tersambar petir," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro.

Bambang menjelaskan ada tiga orang yang tersambar petir. Satu orang selamat. Sementara yang meninggal dunia berinisial W (perempuan, 63 tahun) dan S (perempuan, 64 tahun). Korban selamat berinisial SA (perempuan, 72 tahun).

Ketiganya saat itu sedang menanam padi di sawah.

"Nanam padi di sawah, hujan istirahat di gubug kecil. Lalu tersambar petir," katanya.

Cuaca ekstrem hujan dan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan dua orang dilaporkan meninggal dunia karena tersambar petir di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Senin (9/2/2026). Foto: Dok. BPBD Sleman

Sejumlah pohon juga dilaporkan tumbang akibat cuaca ekstrem.

Pertama di Karangploso, Maguwoharjo, Kapanewon Depok, satu pohon tumbang menimpa atap bangunan parkiran..

"Kapanewon Mlati: di Sayidan, Sumberadi pohon tumbang melintang di jalan; di Cebongan Kidul Tlogoadi, pohon tumbang melintang di jalan," katanya.