Cucu Soeharto Daftarkan Partai Karya Republik sebagai Peserta Pemilu 2024 ke KPU

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketum Partai Karya Republik (Pakar), Ari Haryo Wibobo Harjojudanto alias Ari Sigit di Kantor KPU. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketum Partai Karya Republik (Pakar), Ari Haryo Wibobo Harjojudanto alias Ari Sigit di Kantor KPU. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

KPU masih menerima pendaftaran partai politik peserta Pemilu 2024 hingga pukul 23.59 WIB, Minggu (14/8) hari ini. Dalam jadwal KPU ada beberapa parpol yang akan datang, salah satunya Partai Karya Republik (Pakar).

Partai Karya Republik didirikan pada tahun 2012. Partai ini digawangi ketua umum Ari Haryo Wibowo Harjojudanto atau akrab disapa Ari Sigit yang merupakan cucu Presiden ke-2 RI Soeharto.

Ari Sigit anak dari Sigit Harjojudanto, putra kedua Soeharto. Sementara Sekjen partai adalah Puspito Adi Wibowo. Usai mendaftar ke KPU, Ari Sigit menyebut partainya mengantongi 35 ribu Kartu Tanda Anggota (KTA) di seluruh Indonesia sebagai syarat peserta pemilu.

Ari yakin partainya dapat menjadi peserta Pemilu 2024 dan bertarung dalam Pileg 2024, meski tidak mudah.

"Massa yang jelas adalah basis daripada agamis kita ambil, nasionalis, milenial juga kita ambil. Karena kita punya program untuk pembukaan lapangan kerja seluas-luasnya bagi pada freshgrad [freshgraduate]," ujar Ari kepada wartawan di Kantor KPU RI, Minggu (14/8).

Soal program, tak muluk-muluk, Ari hanya akan melanjutkan program yang ia nilai telah berjalan baik sebelumnya baik pada masa orde lama, orde baru, maupun orde sekarang. Hal itu disampaikan Ari usai mendampingi partainya untuk mendaftarkan diri sebagai partai politik (Parpol) calon peserta pemilu Tahun 2024.

Ketum Partai Karya Republik (Pakar), Ari Haryo Wibobo Harjojudanto alias Ari Sigit di Kantor KPU. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

"Yang jelas Pakar itu kami berkomitmen pada nasionalis dan agamis. Jadi pakar itu kedepannya apa yang bagus dari program orde lama, orde baru, orde reformasi maupun orde sekarang yang bagus pasti akan kita teruskan,"

"Kita ingin memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara, mengutamakan kepentingan rakyat, mengutamakan income per kapita, meningkatkan itu dan mengurangi daripada utang negara," sambungnya.

Tak hanya menjalankan program yang sudah baik, menurut Ari, Pakar juga akan merombak mana saja program yang dianggap tak bekerja dan menggantinya dengan program baru.

"Tidak spesifik itu, apa yang bagus pasti kita jalankan. Apa yang tidak bagus ya pasti kita perbaiki. Kalau tidak bisa diperbaiki ya kita ganti dengan program baru," ucap Ari.

Menurut dia ini bukan kali pertama partainya mendaftar ke KPU, karena itu pada edisi kali ini Ari mentargetkan partainya bisa meraup mencapai target parlementary threshold.

"Kalau kami lolos untuk pemilu 2024 insya allah target dari pada parlementary threshold insya allah bisa kita capai, Insya allah kalau allah menghendaki dan seizin allah dan semua dipermudah oleh allah insya allah lolos," ungkap Ari.

Sebelumnya, Partai Ummat menjadi partai ke-32 yang mendaftarkan diri ke KPU. Sementara hari ini tercatat ada beberapa partai yang akan mendaftar, yakni Partai Bhinneka Indonesia (PBI); Partai Pandu Bangsa (PPB); Partai Damai Kasih Bangsa (PDKB); Partai Republik Satu; Partai Pemersatu Bangsa; Partai Masyumi; Partai Pergerakan Kebangkitan Desa (Perkasa); Partai Kedaulatan; dan Partai Rakyat.

Berikut daftar partai yang berkasnya telah dinyatakan lengkap oleh KPU

1. PDI Perjuangan (PDIP)

2. Partai Keadilan dan Persatuan (PKP)

3. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

4. Partai Persatuan Indonesia (Perindo)

5. Partai NasDem

6. Partai Bulan Bintang (PBB)

7. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)

8. Partai Garuda

9. Partai Demokrat

10. Partai Gelora

11. Partai Hanura

12. Partai Gerindra

13. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

14. Partai Golongan Karya (Golkar)

15. Partai Amanat Nasional (PAN)

16. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

17. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

18. Partai Buruh

19. Partai Ummat

20. Partai Republik

21. Partai Rakyat Adil Makmur (Prima)

22. Partai Republiku Indonesia

23. Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo)

Sementara berikut daftar 8 partai yang berkasnya belum dinyatakan lengkap.

1. Partai Reformasi

2. Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai)

3. Partai Demokrasi Rakyat Indonesia (PDRI)

4. Partai Kedaulatan Rakyat (PKR)

5. Partai Berkarya

6. Partai Indonesia Bangkit Bersatu (IBU)

7. Partai Pelita

8. Partai Kongres