Cucun Ungkap Ada Kans BP Haji Naik Tingkat Jadi Kementerian Haji

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui usai dalam Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui usai dalam Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengungkap ada kans Badan Penyelenggara Haji akan naik tingkat menjadi Kementerian Haji. Hal ini berdasarkan usulan beberapa anggota DPR RI.

“Di RUU (haji) sendiri kan masih ada dua pilihan, apakah masih tetap badan, atau kan ada keinginan dari beberapa anggota ini kementerian, naik statusnya jadi Kementerian Haji,” kata Cucun saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8).

Rapat Komisi VIII DPR RI membahas RUU Haji dan Umrah, Selasa (18/2/2025). Foto: Haya Syahira/kumparan

Meski begitu, Cucun yang jadi ketua Timwas Haji 2025 menegaskan hal ini masih berupa usulan dari anggota. RUU Haji masih digodok di Komisi VIII.

“Kita lihat perkembangannya nanti ya,” katanya.

Jamaah calon haji Indonesia antre memasuki bus yang membawa mereka untuk menunaikan wukuf di Arafah, Makkah, Arab Saudi, Rabu (4/6/2025). Foto: Andika Wahyu/ANTARA FOTO

Cucun memastikan pembahasan RUU Haji yang merupakan RUU inisiatif DPR RI untuk segera rampung di masa sidang ini. Sebab, RUU Haji ini bersifat mendesak karena menjadi pondasi pelaksanaan haji tahun tahun berikutnya.

“Di masa sidang ini semoga selesai undang-undang haji. Karena terkejar juga oleh siklus pelaksanaan haji harus dimulai. Kita bagaimana menyusun database, kemudian juga kita harus booking zona, lokasi, jangan tempat-tempat tinggalnya jauh-jauh,” katanya.