Daftar Bacaleg 'Hijrah' di 2024: Dedi Mulyadi hingga Ferdinand Hutahaean
ยทwaktu baca 3 menit

Daftar calon sementara (DCS) bacaleg di Pemilu 2024 yang diumumkan KPU menyajikan nama calon mulai tingkat pusat hingga daerah.
Beberapa bacaleg yang sebelumnya maju di 2019 ada yang maju kembali di 2024 namun dengan parpol yang berbeda.
Ada beberapa faktor penyebab pindahnya caleg itu. Mulai dari tidak dicalonkan lagi hingga mencari peruntungan melalui parpol baru.
Berikut rangkumannya:
Dedi Mulyadi
Mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi sebelumnya ber-KTA Partai Golkar ini memutuskan pindah dan nyaleg di Gerindra.
Dedi Mulyadi tercatat di data KPU sebagai bacaleg di dapil Jabar VII dengan nomor urut 1.
Surya Tjandra
Mantan politikus PSI, Surya Tjandra, saat ini maju di dapil DKI Jakarta III dengan nomor urut 2 lewat Partai NasDem. Di nomor urut 1, ada petahana sekaligus Wakil Ketua Komisi III DPR RI yaitu Ahmad Sahroni.
Eva Sundari
Nama Eva Kusuma Sundari atau yang lebih dikenal Eva Sundari ini merupakan mantan anggota DPR periode 2004-2014 dari PDI Perjuangan.
Namun, ia menyatakan hengkang dari partai berlambang banteng itu ke partai NasDem. Di DCS KPU, Eva tercatat maju di dapil Jatim VIII dengan nomor urut 10.
Ferdinand Hutahaean
Selain itu, ada pula nama Ferdinand Hutahaean. Diketahui nama Ferdinand ini cukup dikenal sebelumnya sebagai politisi dari partai Demokrat.
Ia juga pernah diisukan akan bergabung ke Gerindra namun saat ini tercatat dicalonkan di dapil DKI Jakarta III dengan nomor urut 5.
Di atas Ferdinand ada nama Maqdir Ismail, seorang pengacara senior yang kini tengah menjadi kuasa hukum PT Bali Tower dalam kasus Sultan Rifat Alfatih yang terjerat kabel fiber optik 5 Januari.
Guntur Romli
Mantan juru bicara PSI, M. Guntur Romli memutuskan keluar dari PSI karena dianggap keberadaan Prabowo di PSI mengganggu idealismenya.
Setelah memutuskan keluar, nama Guntur Romli tercatat terdaftar sebagai caleg dari PDIP untuk dapil Jatim III nomor urut 2.
Guntur Romli menuturkan, dirinya keluar dari PSI pada 5 Agustus. Namun, ia tak menampik pada Mei 2023 ia menjadi bacaleg dari PSI. Ia maju di dapil Jatim I nomor urut 2.
"Mei 2023, nama saya masih masuk daftar bacaleg PSI Jatim I nomor urut 2 di bawah orang yang baru masuk ke PSI. Waktu itu saya memang belum melengkapi berkas karena sikap PSI yang plin-plan terhadap Ganjar," kata dia kepada wartawan, Senin (21/8).
Hillary Brigitta Lasut
Anggota Komisi I DPR RI dari fraksi NasDem, Hillary Brigitta di pileg 2024 ini tercatat maju dari Partai Demokrat. Ia mengisi dapil Sulawesi Utara dengan nomor urut 1.
Waketum NasDem, Ahmad Ali heran Brigitta bisa maju di Demokrat. Sebab selama ini belum ada surat pengunduran diri dari NasDem.
Sementara itu, Brigitta mengatakan dirinya tidak pernah mundur dari NasDem. Menurutnya, NasDem telah membebastugaskan dirinya.
"Saya tidak pernah mundur tapi partai yang membebastugaskan saya," kata Hillary saat dikonfirmasi, Senin (21/8) malam.
"Sepertinya pura-pura kaget, itu biasa di politik," ujarnya.
Widya Pratiwi Murad Ismail
Istri dari Gubernur Maluku Murad Ismail, Widya Murad Ismail memutuskan pindah dari PDIP dan maju caleg di PAN. Ia tercatat di DCS berada di dapil Maluku dengan nomor urut 4.
Murad Ismail sendiri telah dicopot sebagai Ketua DPD PDIP Maluku imbas pindahnya Widya Ismail ke PAN.
