kumparan
13 Desember 2019 16:02

Daftar Kekayaan Wantimpres Jokowi Sesuai LHKPN KPK

PTR, Sesi pelantikan anggota wantimpres
Presiden Joko Widodo saat sesi pelantikan anggota wantimpres di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/12). Foto: Kevin S Kurnianto/kumparan
Presiden Jokowi telah melantik 9 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jumat (13/12). Kesembilan orang tersebut berlatarbelakang politikus, ulama hingga pengusaha.
ADVERTISEMENT
Mereka adalah eks Menko Polhukam Wiranto; pengusaha Arifin Panigoro, Putri Kuswisnuwadani dan Dato Sri Tahir; Ketua Dewan Pakar Golkar, Agung Laksono; politikus senior PDIP, Sidarto Danusubroto; eks Gubernur Jatim, Soekarwo; politikus PPP, Muhammad Mardiono; dan ulama Habib Luthfi bin Yahya.
pelantikan 9 Anggota Wantimpres
Suasana jelang pelantikan 9 Anggota Wantimpres di Istana Negara. Foto: Kevin Kurnianto/kumparan
Di antara Wantimpres Jokowi tersebut, ada beberapa tokoh yang pernah menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada KPK. Sebab, mereka pernah menjabat sebagai penyelenggara negara.
Namun, beberapa di antaranya belum melaporkan hartanya. Mereka berasal dari kalangan pengusaha hingga ulama.
Berapa kekayaan masing-masing anggota Wantimpres itu? Berikut rinciannya yang dikutip dalam laman elhkpn.kpk.go.id.
Wiranto
Menko Polhukam Wiranto
Menko Polhukam Wiranto memberikan sambutan saat menghadiri acara silaturahmi dengan keluarga besar Kemenko Polhukam di Jakarta, Sabtu (19/10/2019). Foto: ANTARA FOTO/Humas Kememko Polhukam
Tanggal Lapor: 31 Maret 2019 saat menjabat sebagai Menko Polhukam
Total Harta: Rp 542.423.236.210
ADVERTISEMENT
Rincian:
  • Tanah dan Bangunan di Bogor, Lebak, Jakarta Timur, Gorontalo, Jakarta Pusat, Jember, Jakarta Selatan, Bone Bolango, dan Tangerang senilai: Rp 265.878.364.000
  • Transportasi dan mesin, yakni Motor Harley Davidson 1999, Alphard 2015, Kijang Minibus 1997, senilai: Rp 915.000.000
  • Harta bergerak lainnya: Rp 17.315.400.000
  • Surat berharga: Rp 15.650.000.000
  • Kas dan setara kas Rp 114.339.472.210
  • Harta lainnya: Rp 117.325.000.000
Arifin Panigoro
Arifin Panigoro di Istana Kepresidenan
Pengusaha Arifin Panigoro di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/12). Foto: Kevin S Kurnianto/kumparan
Tanggal Lapor: 26 April 2001, saat menjabat anggota DPR RI.
Total Harta: Rp 245.415.199.000
Rincian:
  • Tanah dan bangunan di Jakarta Selatan, Depok, Serang, Jakarta Pusat dan Bandung senilai: Rp 15.700.205.000 dan USD 1.185.000
  • Transportasi dan mesin, yakni Chevrolet 1992, Mitsubishi Gallan 1996, Audi 1999, Jeep Wrangler 1996, Audi S 4 2001 dengan total nilai: Rp 500.000.000 dan USD 39.222
ADVERTISEMENT
  • Logam mulia: Rp 2.150.000.000
  • Harta bergerak lainnya: Rp 200.000.000
  • Surat berharga: Rp 226.864.994.000
Agung Laksono
Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono
Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat. Foto: Fadjar Hadi/kumparan
Tanggal lapor: 6 November 2014, saat menjabat Menko Bidang Kesejahteraan Rakyat.
Total kekayaan: Rp 34.839.719.959
Rincian:
  • Tanah dan bangunan di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Bogor, Cirebon, Serang dan Tangerang, senilai: Rp 29.436.760.275
  • Transportasi dan kendaraan, yakni Isuzu Panther 2007, Motor Honda 2006 dan 2007, Kijang Innova 2005, Mitsubishi L300 2008, Alphard 2008, Mercedes Benz 2007, total senilai: Rp 1.043.000.000
  • Peternakan: Rp 1.850.000.000
  • Harta bergerak lainnya: Rp 675.800.000
  • Surat berharga: Rp 32.000.000
  • Giro dan setara kas: Rp 1.802.159.684
Sidarto Danusubroto
Sidarto Danusubroto
Sidarto Danusubroto. Foto: Antara Foto
Tanggal lapor: 1 Desember 2009, saat menjabat anggota DPR RI periode 2009-2014.
Total kekayaan: Rp 15.146.018.429
ADVERTISEMENT
Rincian:
  • Tanah dan bangunan di Bandung dan Jakarta Selatan, senilai: Rp 7.678.544.000
  • Transportasi dan kendaraan, yakni Mercedes Benz 2001, CR-V 2004, Mercedes Benz 1995, senilai: Rp 605.000.000
  • Harta bergerak lainnya: Rp 110.420.000
  • Surat berharga: Rp 5.450.000.000
  • Giro dan setara kas: Rp 1.302.054.429
Soekarwo
Mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo
Mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo meninggalkan gedung KPK seusai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu (28/8). Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Tanggal lapor: 29 Maret 2019, saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur.
Total kekayaan: Rp 27.767.962.432
Rincian:
  • Tanah dan bangunan di Surabaya, Sidoarjo, dan Madiun senilai: Rp 8.650.000.000
  • Transportasi dan kendaraan yakni CR-V Jeep 2008, dan Alphard 2015, senilai: Rp 985.000.000
  • Harta bergerak: Rp 377.100.000
  • Kas dan setara kas: Rp 17.755.862.432
Sementara itu 4 Wantimpres Jokowi belum diketahui kekayaannya. Mereka ialah:
Muhammad Mardiono
Waketum PPP Muhammad Mardiono belum pernah melaporkan LHKPN ke KPK. Meski bergelut di partai, pria asal Banten ini merupakan seorang pengusaha.
ADVERTISEMENT
Mardiono beberapa kali menolak saat dicalonkan menduduki jabatan politik. Seperti di Piwalkot Cilegon 2015 dan Pilkada Banten tahun 2017.
Sekjen PPP, Arsul Sani, menegaskan Mardiono terpilih sebagai wantimpres bukana mewakili PPP.
"Beliau mewakili kalangan pengusaha, bukan karena tokoh PPP," kata dia.
Dato Sri Tahir
Dato Sri Tahir, Dolar, Rupiah, Gedung Bank Indonesia
Pengusaha Dato Sri Tahir saat memberikan keterangan pers usai menukarkan dolarnya ke rupiah di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (15/10/2018). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Dato belum melaporkan LHKPN karena berprofesi pengusaha di bidang perbankan, media, TV berbayar, properti, hingga rumah sakit.
Dato merupakan pendiri Mayapada Group, perusahaan holding yang membawahi beberapa anak perusahaan.
Dato juga pernah menyumbang dalam jumlah besar di bidang kesehatan melalui The Global Fund. Ia merupakan orang Asia yang menjadi wali amanat University of California, Berkeley, AS.
Putri Kuswisnu Wardani
Pelantikan Watimpres, Putri Kuswisnu
Putri Kuswisnu jelang pelantikan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/12). Foto: Kevin S Kurnianto/kumparan
Putri merupakan anak kedua dari Mooryati Soedibyo, pendiri PT Mustika Ratu. Ia juga belum pernah laporkan LHKPN karena bukan penyelenggara negara.
ADVERTISEMENT
Putri merupakan lulusan dari National University, Ingleweood, California. Saat ini, dia menjabat sebagai deputy chairperson di KADIN.
Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Yahya
Ketua Jatman Habib Muhammad Luthfi Bin Ali Bin Yahya
Ketua Jatman Habib Muhammad Luthfi Bin Ali Bin Yahya. Foto: Antara/Harviyan Perdana Putra
Habib Luthfi juga belum pernah melaporkan LHKPN karena bukan penyelenggara negara. Habib Luthfi merupakan ulama ternama yang berpengaruh di Indoensia. Ia aktif di PBNU.
Habib Luthfi juga menjabat sebagai Ketum MUI Jawa Tengah periode 2005-2010. Di saat yang sama, ia juga memegang jabatan sebagai Ketum MUI Pekalongan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan