Daftar Korban Kecelakaan Tol Semarang-Solo
ยทwaktu baca 2 menit

Kecelakaan beruntun terjadi di Tol Semarang-Solo KM 487 dekat rest area Boyolali, Jumat (14/4). Dalam insiden itu 20 orang menjadi korban. Rinciannya 12 orang selamat dan 8 korban meninggal dunia.
"Pada pukul 11.00 tim SAR gabungan akhirnya dapat mengevakuasi seluruh korban. Jumlah korban total 20 orang, dengan korban selamat berjumlah 12, dan korban meninggal dunia berjumlah 8 orang," kata Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto.
Heru menjelaskan kecelakaan berawal dari truk bermuatan besi diduga mengalami rem blong sehingga lepas kendali dan menabrak mobil serta truk yang berhenti di pinggir rest area.
"Truk bermuatan besi tersebut menimpa mobil-mobil yang berada di pinggir jalan tol di mana para pengemudi dan penumpangnya saat itu sedang tidur terlelap," ungkap Heru.
Heru menerangkan pihaknya sempat kesulitan untuk mengevakuasi korban. Sebab ada korban yang terjepit kendaraan.
"Tim SAR gabungan mengalami kesulitan dalam mengevakuasi korban dikarenakan mobil-mobil tersebut tertimpa oleh truk besar dan bermuatan besi, sehingga membutuhkan alat berat (crane) untuk membantu dan proses evakuasi dan membongkar tumpukan kendaraan besar tersebut," ujar Heru.
Berikut data korban meninggal dunia yang berhasil diidentifikasi:
Agus Kusnudin, laki-laki, 41 tahun, alamat: Gempolan Sukomoro Nganjuk
Chayatin, perempuan, 36 tahun, alamat: Sumur Pandak, Nganjuk
Sri Damayanti, perempuan, 39 tahun
Heri Kusmiran, laki-laki, 43 tahun
Yudi, laki-laki, 43 tahun, alamat: Pattimura 2 Kotabaru, Jambi
Makti
Binti
Mr X
Heru mengatakan untuk korban selamat masih ada 7 orang yang identitasnya belum diketahui. Namun mereka sudah dibawa ke RSUD Pandanaran Boyolali.
Berikut data korban selamat yang identitasnya diketahui:
Toni Gunawan, laki-laki, 38 tahun, alamat: Prm Cariu Permai Karawang
Melissa, perempuan, 14 tahun, alamat: Sumur Pandan Nganjuk
Sandi Tyas, perempuan, 27 tahun, alamat: Tegalsari, Tegal
Sudarto, laki-laki, 52 tahun, alamat: Krajan Kulon Kaliwungu Kendal
M. Riskan Ardiyansyah, laki-laki, 21 tahun
"Dengan berhasilnya evakuasi, maka operasi SAR ditutup dan seluruh SRU (Search and Rescue Unit) dikembalikan ke satuannya masing-masing. Dalam pelaksanaan operasi SAR, kami tidak memungut biaya apapun alias gratis. Untuk kondisi kegawatdaruratan kondisi yang membahayakan jiwa manusia segera hubungi call center 115 atau (024) 7629192," tutup heru.
