News
·
4 November 2020 0:14

Dalang Kondang Asal Yogyakarta, Ki Seno Nugroho, Tutup Usia

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Dalang Kondang Asal Yogyakarta, Ki Seno Nugroho, Tutup Usia (135060)
Ki Seno Nugroho. Foto: Facebook/@Ki Seno Nugroho Unofficial
Kabar duka menyelimuti dunia seni tradisional wayang kulit. Dalang kondang asal Yogyakarta, Ki Seno Nugroho, tutup usia pada Selasa (3/11).
ADVERTISEMENT
Kabar duka tersebut disampaikan salah satu sinden yang kerap bersama Ki Seno, Ayu Purwa Lestari.
"Benar mas," kata Ayu melalui pesan singkat, Selasa (3/11).
Ayu mendapat kabar duka ini sekitar pukul 22.00 WIB. Namun, Ayu belum mengetahui penyebab Ki Seno meninggal.
"Saya dengar kabar itu sekitar jam 10an (malam)," katanya.
"Kalau penyebabnya saya kurang tahu," pungkasnya.
Sementara itu sinden lainnya, Oriza, kaget mendengar kabar berpulangnya Ki Seno. Padahal Ki Seno, kata dia, pada siang hari masih bercanda di grup WhatsApp.
"Leres niki kulo di jalan mau OTW Sedayu (rumah duka)," kata Oriza dihubungi wartawan.
"Penyebab belum tahu. Di grup (WA) tadi siang masih gojekan (bercanda)," lanjutnya.
Dalang Kondang Asal Yogyakarta, Ki Seno Nugroho, Tutup Usia (135061)
Ilustrasi wayang. Foto: ANTARA FOTO
Ki Seno merupakan dalang yang kembali mengangkat dunia pewayangan dalam beberapa tahun terakhir. Ia mampu mengajak pemuda ikut menikmati wayang semalam suntuk. Jika tak bisa hadir langsung, bisa melihat di akun YouTubenya.
ADVERTISEMENT
Ki Seno lahir di Kampung Mangkukusuman, Kelurahan Baciro, Yogyakarta pada 23 Agustus 1972. Seno merupakan putra keempat dari pasangan Suparman Cermo Wiyoto dan Sayekti. Ki Suparman juga merupaka dalang kondang semasa hidupnya. Ki Seno mewarisi darah dalang dari ayahnya atau dalam istilah Jawa disebut Dalang Kewahyon.
Kendati Ayahnya merupakan dalang kondang, tapi Seno kecil tidak langsung tertarik ke dunia wayang atau bercita-cita menjadi seorang dalang.
Minatnya muncul ketika lulus SMP dan masuk ke SMKI mengambil jurusan Pedalangan. Sebab saat itu ayahnya sudah sering sakit-sakitan, Seno tersentuh hatinya ingin meneruskan perjuangan Ki Suparman.
Pentas perdana Ki Seno di Kampung Mrican Yogyakarta hingga membuatnya dikenal sebelum akhirnya berpulang.