Dalang Kondang Ki Anom Suroto Meninggal Dunia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto Dalang Ki Anom Suroto semasa hidup. Foto: kumparan.
zoom-in-whitePerbesar
Foto Dalang Ki Anom Suroto semasa hidup. Foto: kumparan.

Dalang kondang Kanjeng Raden Tumenggung Haryo Lebdo Nagoro alias Ki Anom Suroto meninggal dunia dalam usia 77 tahun di Rumah Sakit Dr Oen Kandang Sapi, Solo, Kamis (23/10) pukul 07.00 WIB. Maestro dalang wayang kulit purwa legendaris itu meninggal karena sakit jantung.

Rencananya jenazah akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Dukuh Depokan, Desa Juwiring, Kecamatan Juwiring, Klaten, Jawa Tengah, pukul 16.00 WIB.

“Bapak (Ki Anom Suroto) meninggal dunia tadi pagi pukul 07.00 WIB di RS Dr Oen Kandang Sapi Solo,” kata putra kelima almarhum Ki Anom Suroto, Ki Jatmiko, ditemui di rumah duka Dukuh Timasan, Desa Makamhaji, Kabupaten Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.

“Rencana (dimakamkan) di Juwiring, Klaten, tempat makam keluarga. Bapak kan kelahiran asli Juwiring, Klaten,” tambah dia.

Fery Farhati, mengunjungi kediaman Dalang Wayang Kulit, Ki Anom Suroto, di Solo, Jawa Tengah, Senin (22/1/2024). Foto: Dok. Istimewa

Sempat dirawat 5 hari

Sebelum meninggal, Ki Anom Suroto sempat dirawat selama lima hari di RS Dr Oen Kandang Sapi.

“Beliau dirawat selama lima hari di RS Dr Oen Kandang Sapi, Solo. Sakit jantung lama, tapi tidak pernah dirasakan,” kata Ki Jatmiko.

Ia mengaku masih sempat berbincang dengan almarhum pada Rabu (22/10). Isi percakapan itu yakni almarhum menyampaikan pesan agar anaknya tetap melanjutkan perjuangan pedalangan.

Foto Dalang Ki Anom Suroto semasa hidup. Foto: kumparan.

“Bapak kemarin masih bisa berbincang sama saya. Meling (mengingatkan) sama saya, pokoknya pesan sing (yang) rukun sama keluarga dan anak. Ya sama adek Bayu suruh melanjutkan perjuangan Bapak melalui pakeliran pedalangannya itu,” kata dia.

Sebelum meninggal, almarhum masih mementaskan wayang di Sukoharjo pada awal 2025.

Putra kelima almarhum Ki Anom Suroto, Ki Jatmiko. Foto: kumparan

Sekilas Profil

Kanjeng Raden Tumenggung Haryo Lebdo Nagoro atau Ki Anom Suroto, lahir di Juwiring, Klaten, pada 11 Agustus 1948. Dikenal luas sejak 1975, Anom Suroto mendapat julukan "dalang suara emas" berkat ciri khas suaranya.

Prestasinya yang luar biasa di Tanah Air membuatnya dianugerahi penghargaan Satya Lencana Kebudayaan dari Presiden RI. Dia juga tercatat sebagai dalang Indonesia pertama yang berhasil tampil di lima benua.

Lakon pentas Ki Anom Suroto yang paling terkenal adalah Dewa Ruci/Bima Suci, Semar Mbangun Kahyangan, Babad Wonomarto, Anoman Maneges, dan Gathutkaca Krida, yang sebagian besar diangkat dari epos Mahabharata.