Damkar DKI: Motor Diduga Penyebab Kebakaran di Matraman Sedang Diperbaiki

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di Pisangan Baru, Matraman, Jakarta, Kamis (25/3).  Foto: Twitter/@humasjakfire
zoom-in-whitePerbesar
Olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di Pisangan Baru, Matraman, Jakarta, Kamis (25/3). Foto: Twitter/@humasjakfire

Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Pisangan Baru III, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Akibatnya 10 orang tewas dalam peristiwa ini.

Dinas Pemadam DKI Jakarta menyebut kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies mengatakan, kebakaran itu juga diduga berasal dari sebuah motor yang terbakar di luar rumah dan menyambar ke rumah lainnya.

Olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di Pisangan Baru, Matraman, Jakarta, Kamis (25/3). Foto: Twitter/@humasjakfire

Humas Dinas Pemadam DKI Jakarta Mulat Wijayanto menyatakan, pihaknya tak menutup kemungkinan ada sumber lain yang menjadi pemicu kebakaran di kawasan padat penduduk itu.

"Untuk saat ini masih dalam penyelidikan oleh tim Puslabfor Polri. Dugaan sementara ada 2 opsi dari ledakan motor yang posisinya terbakar dan seperti sedang diperbaiki yang kedua dari sisi kelistrikan," kata Mulat saat dihubungi, Kamis (25/3).

Olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di Pisangan Baru, Matraman, Jakarta, Kamis (25/3). Foto: Twitter/@humasjakfire

Hingga kini Puslabfor Polri masih melakukan penyelidikan mengenai penyebab pasti pemicu kebakaran itu.

Sebelumnya, usai melakukan peninjauan, Anies Baswedan mengatakan, kebakaran kali ini berbeda dengan peristiwa-peristiwa lainnya. Diduga kuat, kebakaran berasal dari sebuah motor yang terbakar di luar rumah dan menyambar ke rumah lainnya.

Olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di Pisangan Baru, Matraman, Jakarta, Kamis (25/3). Foto: Twitter/@humasjakfire

"Kali ini penyebabnya bukan listrik dan kompor, tapi ada sebuah motor di luar rumah yang terbakar kemudian menutup gang sempit itu," kata Anies di lokasi, Kamis (25/3) siang.

Anies mengatakan, penyelidikan memang masih berlangsung. Dia memastikan sosialisasi pencegahan kebakaran tetap terus digalakkan. Mengingat, 2 penyebab utama kebakaran yang biasa muncul masih saja jadi masalah.