Damkar Kerahkan Bronto Skylift untuk Padamkan Api di Gedung Bapenda DKI

Kebakaran melanda gedung kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta pada Jumat (7/8) malam. Petugas Damkar mengerahkan alat bantu pemadam bronto skylift untuk menjangkau area gedung yang dilalap si jago merah.
Menurut keterangan saksi di lokasi, api pertama kali terlihat dari salah satu sudut lantai atas gedung sebelum kemudian membesar dan merambat ke lantai-lantai di bawahnya.
Untuk menjangkau titik api di lantai atas, petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan kendaraan taktis tersebut. Terpantau ada dua unit bronto skylift yang diterjunkan.
Dengan alat ini, semprotan air dinaikkan hingga sejajar dengan area yang terbakar, sehingga bisa langsung menjangkau titik api.
Bronto Skylift juga digunakan untuk membantu proses pemadaman di sisi luar gedung yang sulit dijangkau dari permukaan tanah. Petugas tampak mengatur posisi alat secara bertahap mengikuti titik api yang masih tersisa.
Pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 01.39 WIB, sebagian besar kobaran api telah berhasil dipadamkan. Namun, masih terlihat satu titik api di lantai paling atas gedung yang terus disemprot air menggunakan bantuan Bronto Skylift.
Petugas terus memfokuskan penyemprotan pada titik api terakhir guna memastikan api tidak kembali membesar atau merambat ke bagian bangunan lain.
Setelah titik tersebut berhasil dipadamkan, petugas bersiap memasuki tahap pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa.
Hingga berita ini ditulis, proses pemadaman masih berlangsung. Belum ada informasi resmi mengenai penyebab kebakaran atau pun ada atau tidaknya korban jiwa.
Sejauh ini total ada 40 mobil damkar yang dikerahkan bersama 200 orang petugas yang berjibaku memadamkan api.
