Dampak Gempa 4,8 M Sumedang: 9 Orang Terluka, RSUD-Rumah Warga Rusak

Gempa bumi berkekuatan 4,8 magnitudo mengguncang wilayah Sumedang pada Minggu (31/12) malam. Akibatnya sejumlah bangunan rusak. Ada juga warga yang terluka.
Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, ada sembilan orang yang terluka akibat dampak guncangan gempa tersebut.
"Sembilan korban luka ringan," kata dia dalam keterangannya, Senin (1/1/2024).
Ibrahim belum merinci identitas para korban yang terluka tersebut. Namun, tiga di antaranya sudah dipulangkan ke rumah. Sementara enam lainnya masih dirawat.
Adapun untuk kerusakan, salah satu bangunan yang terdampak adalah RSUD Sumedang yang berada di Jalan Palasari Nomor 08 Kelurahan Kotakulon, Sumedang Utara.
"Kerusakan berupa dua ruangan rawat inap mengalami retak - retak di bagian dinding dan atap, satu ruangan Tanjung (lantai 5) mengalami retakan dinding dan atap plafon, dua ruang Tulip (lantai 7) mengalami retakan pada dinding pintu ruangan," kata Ibrahim.
Berikut daftar kerusakan lainnya:
Kecamatan Sumedang Utara
Satu rumah semi permanen di Desa Jatimulya. Kerusakan berupa retak pada bagian dinding.
Kecamatan Sumedang Selatan
Satu rumah, kerusakan berupa dinding rumah roboh dan retak - retak.
Kecamatan Rancakalong
Lima rumah rusak dan roboh
Kecamatan Cimalaka
Dua rumah, kerusakan berupa roboh dinding rumah dan kerusakan berupa benteng/pondasi yang ambrol.
Pasien RSUD Sumedang sempat dievakuasi
Di RSUD Sumedang, sebanyak 248 pasien rawat inap dan 83 pasien IGD dievakuasi ke lokasi aman di bawah tenda dari Polres dan Dinas terkait.
"Sampai dengan saat ini tidak ditemukan korban jiwa hanya korban luka – luka serta kerugian materi yang masih belum dipastikan serta terus dilakukan monitoring, pengecekan dan masih dalam proses pendataan terkait laporan mengenai kerusakan bangunan dan korban jiwa sebagai dampak gempa bumi tersebut," kata Ibrahim Tompo.
Twin Tunnel Tol Cisumdawu Retak
Terowongan Kembar Tol Cisumdawu retak akibat gempa tersebut. Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan pihak pengelola Tol Cisumdawu telah berada di lokasi untuk asesmen dan tindakan lainnya yang dianggap perlu.
