Dampak Ledakan di Kilang Pertamina Dumai: Rumah Warga hingga Masjid Rusak

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
kerusakan masjid di dekat kilang minyak Pertamina yang meledak di Dumai, Riau. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
kerusakan masjid di dekat kilang minyak Pertamina yang meledak di Dumai, Riau. Foto: Dok. Istimewa

Ledakan kilang minyak PT Pertamina Refenery Unit (RU) ll Dumai, pada Sabtu (1/4) malam mengakibatkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan.

"Rumah warga yang mengalami kerusakan, dikarenakan dentuman yang keras, dan lokasinya yang berdekatan dengan PT Pertamina Refenery Unit (RU) ll Dumai," kata Kapolres Dumai, AKBP Nurhadi Ismanto, kepada kumparan, Minggu (2/4).

Selain mengalami retak-retak, lanjut dia, kaca rumah warga juga turut pecah

"Memang lokasi kejadian ini perbatasan langsung dengan rumah warga, sehingga ada juga plafon rumah warga yang runtuh," ungkapnya.

instagram embed

Selain rumah warga, beberapa masjid yang berdekatan dengan lokasi ledakan juga mengalami rusak parah.

"Plafonnya habis berjatuhan atas getaran ledakan itu," singkatnya.

Salah seorang warga Dumai, Dody, mengatakan ledakan tersebut membuat getaran kuat, sehingga sampai ke Masjid Al-Qiyam di Jalan Tanjung Palas, Kota Dumai.

"Itu yang rusak plafon berjatuhan, selain itu, baut lampu-lampu juga tanggal," kata Dody saat dihubungi kumparan.

Kilang Pertamina Dumai yang dikelola PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit II. Foto: Dok. Pertamina

Sementara itu, Corporate Secretary PT Kilang Pertamina Internasional yang membawahi Refinary Unit II sebagai pengelola Kilang Dumai, Hermansyah Nasroen, menyatakan kebakaran yang terjadi segera bisa dipadamkan dalam beberapa menit.

"Ini [kebakaran] sudah bisa dipadamkan 9 menit setelah kejadian," katanya kepada kumparan, Minggu (2/4).

Sementara Area Manager Communication Kilang Dumai, Agustiawan, menjelaskan lima orang operator di area Compressor Gas yang terdampak dan luka dalam peristiwa itu, telah dirawat di Rumah Sakit Pertamina Dumai.

"Mereka memperoleh perawatan terbaik. Kondisi pekerja terdampak tersebut saat ini stabil," ujarnya.