Dangdutan di Wisma Atlet Terkait Rotasi Petugas dan Tenaga Medis

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
instagram embed

Sebuah video menunjukkan acara dangdutan di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran viral di media sosial. Netizen pun mengkritik acara tersebut karena dinilai tidak sesuai protokol kesehatan COVID-19.

Terkait hal ini, Kepala Kesehatan Kodam Jaya, Kolonel S Doni, mengatakan kegiatan tersebut merupakan acara internal. Dalam rangka perpisahan karena rotasi sejumlah pejabat dan petugas medis.

"Kegiatan tersebut dalam rangka pamitan beberapa pejabat dan petugas medis di RSD Wisma Atlet, yang telah melaksanakan tugasnya selama berbulan-bulan semenjak awal operasional RS Darurat," ujar Doni kepada kumparan, Senin (29/6).

Acara tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 27 Juni 2020, petang hari.

"Memang diadakan suatu acara yang bersifat internal dan sederhana," lanjutnya.

Personel PMI berjalan dengan pakaian pelindung saat bersiap menyemprotkan desinfektan di Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, Sabtu (21/3/2020). Foto: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana

Ia menegaskan, penyelenggaran acara di Wisma Atlet itu tetap memenuhi protokol kesehatan. Di antaranya adalah pembatasan peserta, menggunakan masker, dan penyediaan tempat cuci tangan.

"Dilaksanakan pemeriksaan suhu tubuh dan ketentuan untuk menjaga jarak. Menggunakan masker, penyediaan tempat cuci tangan, dilaksanakan pemeriksaan suhu tubuh dan ketentuan untuk menjaga jarak," urai dia.

Ia menambahkan, yang bisa hadir dalam acara tersebut hanya petugas kesehatan dan kehadirannya pun diatur secara bergantian.

"Selain petugas kesehatan, tidak ada orang lain yang diizinkan masuk," tambahnya.

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.