Dapat Ancaman, PM Kanada Kampanye dengan Rompi Antipeluru

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dikawal ketat dalam kampanye di Ontario. Foto: Reuters/Stephane Mahe
zoom-in-whitePerbesar
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dikawal ketat dalam kampanye di Ontario. Foto: Reuters/Stephane Mahe

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau terpaksa mengenakan rompi antipeluru di balik kemejanya pada kampanye di Ontario. Langkah ini diambil setelah ada ancaman keamanan sebelum acara tersebut.

Diberitakan Reuters, dalam kampanye di kota Mississauga, Ontario, Sabtu (12/10), Trudeau terlambat datang ke lokasi hingga 90 menit. Politisi Partai Liberal Kanada ini lalu muncul dengan mendapat pengawalan super-ketat oleh para pria berseragam dan memakai tas punggung.

PM Kanada Justin Trudeau dalam kampanye di Ontario Foto: Stephane Mahe

Kemeja Trudeau terlihat lebih besar karena rompi antipeluru di baliknya. Ketika berada di atas panggung, Trudeau juga dikelilingi polisi. Setidaknya ada sekitar 2.000 orang hadir dalam kampanye tersebut.

Menurut media Kanada, CBC, keamanan ketat dilakukan setelah ancaman diterima panitia kampanye. Istri Trudeau, Sophie Grégoire Trudeau, tidak terlihat hadir padahal dalam jadwal acara dia menjadi salah satu bintangnya.

Tidak disebutkan apa ancaman yang dterima Trudeau. Namun menurut CBC, setiap harinya kepolisian Kanada menerima laporan ancaman di internet terhadap politisi terkenal. Ancaman di internet ini dikhawatirkan benar-benar terjadi di dunia nyata.

PM Kanada Justin Trudeau dalam kampanye di Ontario Foto: Stephane Mahe

Trudeau tengah kerja keras mengumpulkan dukungan untuk partainya jelang pemilu 21 Oktober mendatang. Pasalnya, Partai Demokrasi Baru pimpinan Jagmeet Singh mendapatkan dukungan yang besar dalam berbagai survei di Kanada.

"Jika kalian ingin aksi progresif, kalian perlu pemerintahan yang progresif, bukan oposisi yang progresif," kata Trudeau dalam kampanye itu.