Dari Mana Fenomena 'Live Streaming Ngamen Online' Berasal?

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Live streamer di jalanan Chongqing, China, 9 November 2023. Dok: Antara/Desca Lidya Natalia
zoom-in-whitePerbesar
Live streamer di jalanan Chongqing, China, 9 November 2023. Dok: Antara/Desca Lidya Natalia

Belakangan ini di trotoar Kota Yogyakarta terlihat orang-orang melakukan live streaming.

Para streamer itu menyuguhkan pertunjukan untuk menggaet uang (gift) dari penontonnya. Aksi ini tenar dengan sebutan "ngamen" online.

Ide untuk melakukan live streaming di jalanan bisa jadi diambil dari China, terutama selepas COVID-19 mereda.

Setidaknya pada November 2023, di Kota Chongqing, China, terdapat seorang perempuan, warga setempat, yang melakukan live streaming di pinggir jalan.

Peralatannya cukup lengkap dan menjadi "standar minimum" hingga kini: 2 ponsel, tripod dengan meja tatakan, ring light, power bank, hingga microphone.

Peralatan yang dimiliki oleh seorang live streamer di jalanan Chongqing, China, 9 November 2023. Dok: Antara/Desca Lidya Natalia

Hingga November 2024 ini warga China masih melakukan hal tersebut.

Nadia Riso, wartawan kumparan di China—peserta journalist fellowship dari China Public Diplomacy Association (CPDA)—menyaksikan secara langsung warga yang melakukan live streaming di jalanan.

Para streamer biasanya mencari lokasi yang ramai seperti taman, sering juga mendekat ke suatu acara besar sedang digelar.

Douyin & TikTok

Live streamer di jalanan Chongqing, China, 9 November 2023. Dok: Antara/Desca Situmorang

Platform yang biasa mereka gunakan untuk ngamen online adalah Douyin—nama lain dari TikTok di China.

Saat beraksi, para streamer itu tak sungkan bernyanyi hingga menari, cuek saja dengan orang-orang sekitar.

Turis yang sedang berjalan di The Bund, Shanghai, beberapa kali menoleh ke arah seorang pria pengamen online tersebut.

Jalanan Chongqing, China, 9 November 2023. Dok: Antara/Desca Lidya Natalia
Live streamer di jalanan Chongqing, China, 9 November 2023. Dok: Antara/Desca Lidya Natalia