Dasco Fasilitasi Menaker Bahas Isu PHK TikTok-Tokopedia Dinilai Proporsional

Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro, mengapresiasi langkah Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang memfasilitasi pertemuan antara Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, dengan Tiktok Indonesia.
Pertemuan itu untuk merespons isu pemutusan hubungan kerja (PHK) di lingkungan ekosistem TikTok dan Tokopedia.
“Dalam situasi ekonomi global masih dihantui dengan ketidakpastian, serta isu pemutusan hubungan kerja di lingkungan ekosistem TikTok dan Tokopedia, langkah dari Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco melakukan menginisiasi pertemuan bersama antara pihak pemerintah dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Presiden Director PT Tokopedia tentu saja patut diapresiasi,” ungkap Bawono dalam keterangannya, Selasa (7/7).
Bawono menilai langkah itu menunjukkan bahwa DPR tidak tinggal diam menghadapi berbagai persoalan ekonomi yang berpotensi berdampak terhadap dunia ketenagakerjaan.
“Langkah itu menunjukkan DPR RI sebagai lembaga perwakilan tidak tinggal diam menghadapi berbagai tantangan ekonomi saat ini. Di mana juga memiliki potensi negatif dalam mempengaruhi kesejahteraan dan juga masa depan ketenagakerjaan di Indonesia,” jelasnya.
Ia juga menilai Dasco telah menunjukkan fungsi strategis DPR yang tidak hanya terbatas pada tugas legislasi dan pengawasan. Dalam situasi seperti ini, kata Bawono, parlemen juga dapat berperan sebagai penghubung antarpemangku kepentingan agar persoalan yang muncul dapat dibahas secara bersama.
Bawono menilai posisi Dasco sebagai Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra membuatnya berada pada posisi yang tepat untuk membangun komunikasi lintas pihak.
“Dengan posisi jabatan politik saat ini sebagai wakil ketua DPR RI dan Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco telah menempatkan diri secara tepat dan proporsional sebagai jembatan komunikasi antara berbagai pihak. Tidak saja sebatas antara legislatif dan eksekutif,” ujarnya.
“Kehadiran perwakilan pemerintah dan swasta sebagai stakeholders terkait di forum itu mencerminkan betapa penting sinergi dari lintas lembaga dalam rangka guna untuk memastikan kebijakan di bidang ekonomi dan ketenagakerjaan di Indonesia dapat berjalan secara harmonis,” lanjut dia.
