Dasco soal KIM Disebut Kurang Solid di Pilkada: Kita Lihat Siapa yang Menang
·waktu baca 2 menit

Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Pilkada mulai dipertanyakan. KIM disebut kurang solid mendukung para calon kepala daerah yang mereka usung.
Terkait hal itu, Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, berbagai analisis jelang pencoblosan merupakan hal biasa. Tentu yang akan menentukan hasil akhir suara warga yang mencoblos 27 November 2024.
“Analisa-analisa mendekati hari H itu biasa, dinamika politik terjadi tapi nanti lihat aja siapa yang menang,” ujarnya di gedung DPR RI, Jakarta pada Rabu (6/11).
Sejumlah calon yang diusung KIM mulai harus bersaing ketat dengan calon yang didukung oleh partai yang lebih sedikit. Misalnya, Ridwan Kamil-Suswono di Jakarta dan Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Jawa Tengah.
Analisis Litbang Kompas menyebut partai di KIM tidak bulat mendukung calon yang mereka usung.
Namun, Dasco sudah melihat kondisi KIM masih solid. Sejumlah strategi pemenangan juga terus dijalankan untuk mencapai kemenangan.
“Saya monitor masih solid, tapi memang kita punya cara yang lain karena memang KIM plus ini besar, ada juga pertimbangan pertimbangan kalau kita," tutur Dasco.
"Nah ini pergerakan-pergerakan yang efisien dan lain-lain itu juga menjadi pertimbangan kita merumuskan kegiatan yang tepat sasaran,” tambah Wakil Ketua DPR itu.
Dasco juga sudah melihat daerah mana saja yang mengalami penurunan di survei. Dengan strategi yang sudah disiapkan, Dasco yakin ada hasil yang berbeda.
“Tentunya kita tidak bisa buka di sini, tapi nanti dilihat saja di mana daerah-daerah yang katanya turun-turun, siapa yang menang nanti,” ucapnya.
