Dasco soal Marak Kecelakaan Kapal Laut: Komisi V DPR Bakal Panggil Kemenhub

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua Umum DPR Sufmi Dasco Ahmad menjawab pertanyaan awak media usai mengikuti pertemuan dengan Presiden Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/2/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua Umum DPR Sufmi Dasco Ahmad menjawab pertanyaan awak media usai mengikuti pertemuan dengan Presiden Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/2/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad diminta tanggapan soal marak kecelakaan kapal laut beberapa waktu terakhir di Indonesia. Mulai dari kecelakaan KMP Tunu Pratama Jaya dan terbaru KM Barcelona V.

KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali pada Rabu (2/7). Sedangkan KM Barcelona V terbakar di Perairan Talise, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, pada Minggu (20/7).

Dasco mengatakan, pimpinan DPR sudah meminta Komisi V untuk mendalaminya. Ia minta, Komisi V membuka pembicaraan bersama Kementerian Perhubungan.

“Jadi, sebelum kemudian kita meminta sanksi atau apa pun, sebagai pimpinan DPR, kami sudah minta komisi terkait dalam ini Komisi V untuk mengecek dulu dan kemudian mengadakan pembicaraan dengan Kementerian Perhubungan,” ucap Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (21/7).

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah yang diduga korban KMP Tunu Pratama Jaya pada Rabu (9/7/2025) dan Kamis (10/7/2025). Foto: Dok. Basarnas Surabaya
Petugas gabungan mendekati KM Barcelona 5 yang mengalami kebakaran di perairan Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (20/7/2025). Foto: Basarnas Manado/HO/ANTARA FOTO

Dasco mengatakan, DPR ingin mengetahui penjelasan dari Kemenhub terkait marak kecelakaan kapal laut.

“Sehingga kita bisa tahu duduk masalah kenapa hal itu sampai terjadi,” ucap Dasco.

Terkait kecelakaan KMP Tunu Pratama Jaya, 30 penumpang selamat, 18 orang meninggal dunia, dan 17 orang hilang.

Sementara kecelakaan Barcelona V, sebanyak 568 penumpang selamat dan 3 penumpang meninggal dunia.