Data BPS: Tawuran di Jaksel Paling Sering di Tebet dan Pancoran
·waktu baca 1 menit

Tawuran di Jakarta Selatan (Jaksel) rupanya paling banyak terjadi di Kecamatan Tebet dan Pancoran. Hal itu terungkap dalam data BPS tahun 2020. Ini merupakan statistik paling baru yang dimiliki lembaga tersebut.
Menurut BPS, kasus tawuran di Tebet maupun di Pancoran masing-masing ada di tiga kelurahan sepanjang 2020. Pada tahun tersebut, kasus kematian di tebet mencapai satu orang.
Table Embed
Menampilkan 10 data dari 11 data
No | Kecamatan | Jumlah kelurahan | Meninggal | Luka-luka |
|---|---|---|---|---|
1 | Jagakarsa | 2 | 2 | 2 |
2 | Pasar Minggu | - | ||
3 | Cilandak | - | ||
4 | Pesanggrahan | 2 | 1 | 1 |
5 | Kebayoran Lama | - | ||
6 | Kebayoran Baru | - | ||
7 | Mampang Prapatan | 2 | ||
8 | Pancoran | 3 | ||
9 | Tebet | 3 | 1 | 2 |
10 | Setia Budi | - |
Berdasarkan catatan kumparan, salah satu kelurahan di Tebet yang paling sering tawuran adalah Manggarai. Titik tawuran biasanya ada di underpass Manggarai.
Tawuran ini biasanya disebabkan oleh petasan yang menyala. Petasan ini menandai dimulainya tawuran sebab dianggap sebagai aksi provokasi.
Sebelumnya, Pemkot Jakarta Selatan ingin membuat festival tawuran. Festival itu rencananya akan dibikin semenarik mungkin yang konsepnya sedang disusun Wali Kota Jakarta Selatan. Rencana itu tak lepas dari aksi tawuran yang kerap terjadi di sana.
Meski begitu, kasus tawuran paling banyak justru terjadi di Jakarta Barat. Sepanjang tahun 2020, ada 48 kasus tawuran di Jakbar. Jaksel sendiri ada di urutan keempat dengan 15 kasus.
Reporter: Tri Vosa Ginting
