Data KontraS: 26 Orang Hilang Pada Rangkaian Demonstrasi, 6 Sudah Ditemukan

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Koordinator Bidang Eksternal Badan Pekerja KontraS Andrie Yunus menyampaikan surat penolakan terhadap RUU TNI kepada Komisi I dan III DPR RI, Senin (3/3/2025). Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Koordinator Bidang Eksternal Badan Pekerja KontraS Andrie Yunus menyampaikan surat penolakan terhadap RUU TNI kepada Komisi I dan III DPR RI, Senin (3/3/2025). Foto: Haya Syahira/kumparan

Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mencatat ada 26 orang sempat hilang dalam rangkaian demo sejak 25-30 Agustus 2025 di berbagai daerah. Menurut data mereka, 20 orang masih belum ditemukan dan 6 sudah ditemukan.

Data-data ini dihimpun KontraS lewat sejumlah saran pengaduan, yakni formulir google dan hotline yang mereka buka.

Wakil Koordinator Bidang Eksternal Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus, memberi daftar lengkap per Selasa (2/9) terkait 20 orang hilang dan 6 orang yang sudah ditemukan itu.

Dari jumlah itu, 6 orang sudah ditemukan dan 20 orang masih hilang. Berikut adalah data-data orang yang masih hilang menurut KontraS, per Selasa (2/9):

Bandung

  • Muhamad Restu Agustin

Jakarta Pusat

  • Aang Sabela Belum ditemukan

  • Ade Sahrudin

  • Ahmad Baihaqi

  • Akmal Auzar Satria

  • Alif Rizky Alhafiz

  • Chandra Pratama Wijaya

  • Muhammad Daud Ibrohim

  • Muhammad Farhan Hamid

  • Ratih Fitri Setyosari

  • Reno Syahputradewo

  • Romi Putra Prawibowo

  • Ruby Akmal Azizi

  • Surya Alkaf Susanto

  • Yudhi Guntara

Jakarta Timur

  • Muhammad Hasan Malik

  • Supriyaman

  • Syamsul Bahri

Jakarta Utara

  • Andi Muksin

Tidak Diketahui

  • Rama Sugiyarto

Sementara itu, KontraS juga mencatat sejumlah orang yang sudah ditemukan, seperti Alfan Alfiza Adzami dan Muhammad Nagieb Abdillah yang berasal dari Depok, lalu Joko Prasetyo, Afif Koes Aryanto, dan M. Didik Afriyanto dari Jakarta Pusat, serta Nirmala Tasya dari Jakarta Utara.

Dari instagram KontraS, M. Didik Afrianto sempat ditahan di Polda Metro Jaya, kondisinya juga belum diketahui. Begitupun dengan Nirmala Tasya yang ditahan di Polres Jakarta Utara.

Sementara M. Didik Afrianto sempat ditahan di Polda Metro Jaya.

---

PESAN REDAKSI:

Demonstrasi merupakan hak warga negara dalam berdemokrasi. Untuk kepentingan bersama, sebaiknya demonstrasi dilakukan secara damai tanpa aksi penjarahan dan perusakan fasilitas publik.