Data Pertumbuhan Positif Corona di 10 Provinsi RI: 6 di Antaranya Pecah Rekor

Jumlah kasus positif virus corona di Indonesia terus bertambah. Pada 10 Juni 2020, pemerintah mencatatkan pertumbuhan kasus harian pecah rekor. Yakni bertambah 1.240 menjadi total 34.316 kasus.
Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, ada 10 provinsi dengan akumulasi kasus corona terbanyak nasional. Provinsi terbanyak pertama masih diduduki DKI Jakarta. Sementara, di posisi ke-10 terbanyak ada Nusa Tenggara Barat.
Kasus corona di 10 provinsi tersebut memiliki pertumbuhan yang bervariatif. kumparan merangkumnya per pekan sejak Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menginformasikan data rincian kasus tiap provinsi pada 19 Maret lalu.
Berdasarkan data tersebut, 6 provinsi di antaranya mencatatkan rekor pertumbuhan kasus terbanyak pada pekan terakhir periode 4-10 Juni, yakni Sulsel, Jateng, Kalsel, Papua, Banten, dan NTB. Bagaimana datanya?
DKI Jakarta
Pertumbuhan kasus pekanan DKI sempat mencapai puncaknya pada 9-15 April 2020 dengan jumlah 1.004. Sejak itu, pertumbuhan kasus mengalami pelambatan sehingga kurva tampak lebih melandai.
Sejak periode 23-29 April hingga 6 pekan setelahnya yakni 28 Mei-3 Juni 2020, angka pertumbuhan corona selalu di bawah 800 kasus baru per pekan. Namun demikian, seiring dengan PSBB transisi yang mulai sejak 5 Juni, pertumbuhan kasus pekanan naik jadi 880.
Jawa Timur
Provinsi Jatim mencatatkan tren kenaikan yang konsisten pada pertumbuhan kasus pekanan. Puncaknya pada 21-27 Mei yang mencapai 1.646 kasus.
Pekan setelahnya yaitu 28 Mei-3 Juni, pertumbuhan sempat turun ke 1.176. Namun, pada pekan teranyar, data pertumbuhan naik lagi ke angka 1.488.
Surabaya menjadi kota yang menyumbang kasus corona tertinggi di Jatim. Meski demikian PSBB Surabaya Raya tak diperpanjang lagi lantaran alasan ekonomi.
Jawa Barat
Jawa Barat memiliki bentuk kurva pertumbuhan kasus yang hampir melengkung ke bawah sepenuhnya. Provinsi ini tak pernah mencatatkan pertumbuhan kasus pekanan lebih dari 350.
Pertumbuhan puncak kasus corona sempat terjadi pada 14-20 Mei lalu berjumlah 320. Setelahnya kasus berangsur turun 2 pekan setelahnya. Meski demikian, data terbaru mengindikasikan ada peningkatan dari pekan sebelumnya. Dari 162 menjadi 187 kasus.
Sulawesi Selatan
Disebut sebagai salah satu provinsi yang memiliki peningkatan kasus corona yang tinggi oleh Presiden Jokowi, Sulsel cenderung mencatatkan tren pertumbuhan kasus yang meningkat. Data teranyar pada 4-10 Juni merupakan rekor atau puncak pertumbuhan kasus corona pekanan di Sulsel sebesar 715.
Jawa Tengah
Sempat melandai dalam beberapa pekan sebelumnya, Jateng mencatatkan puncak pertumbuhan kasus corona baru. Data 4-10 Juni, ada 358 kasus yang merupakan pertumbuhan pekanan terbesar sejauh ini.
Kalimantan Selatan
Kalsel juga menjadi provinsi yang mencatatkan rekor pertumbuhan terbesar pada pekan teranyar. Pada pekan-pekan sebelumnya, provinsi ini belum pernah mencatatkan penambahan lebih dari 500 kasus. Sementara di data 4-10 Juni ada 532 kasus baru di Kalsel.
Sumatera Selatan
Sempat mencatatkan penurunan di pekan sebelumnya, pertumbuhan kasus corona di Sumsel naik lagi. Pada 4-10 Juni ada 200 kasus baru. Jumlah ini lebih tinggi dari pekan sebelumnya yang hanya 108 kasus.
Papua
Kurva pertumbuhan corona pekanan di Provinsi Papua tak bergerak drastis di 2 pekan terakhir. Namun sebenarnya, di pekan teranyar periode 4-10 Juni, provinsi ini mencatatkan rekor baru pertumbuhan terbanyak dengan 279 kasus. Naik tipis dibanding pekan sebelumnya yang berjumlah 277 kasus.
Banten
Provinsi di ujung barat pulau Jawa ini kembali mencatatkan rekor pertumbuhan kasus corona terbanyak dalam 1 pekan. Pada data teranyar periode 4-10 Juni ada 142 tambahan kasus positif di Banten.
Nusa Tenggara Barat
Terdapat 172 kasus baru corona pada pekan teranyar periode 4-10 Juni di NTB. Dengan demikian, NTB juga mencatatkan rekor pertumbuhan pekanan kasus corona.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
