Data Sepekan Virus Corona di RI: Positivity Rate Turun, Tingkat Kesembuhan Naik

30 Juni 2020 9:15
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi corona. Foto: Maulana Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi corona. Foto: Maulana Saputra/kumparan
ADVERTISEMENT
Kinerja penanganan wabah virus corona di Indonesia mulai membuahkan hasil yang positif. Pelaksanaan tes untuk mendeteksi virus penyebab COVID-19 di tubuh seseorang tampak semakin masif.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut dapat terlihat dari semakin banyaknya jumlah tes yang dihelat. Dalam sepekan terakhir di periode 22-28 Juni 2020, terdapat penambahan jumlah orang yang dites sebanyak 73.531.
Penambahan tes yang makin banyak juga berbanding lurus dengan tingginya kasus baru positif virus corona yang ditemukan. Sepekan ke belakang, jumlahnya mencapai 8.119 kasus, tertinggi sejak corona masuk di Indonesia pada 2 Maret 2020 lalu.
Untuk mengetahui apakah tes corona tersebut cukup, WHO menggunakan indikator positivity rate. Ia adalah persentase kasus positif yang ditemukan dari jumlah orang yang dites. Semakin besar persentasenya, maka semakin tinggi pula kemungkinan kasus corona yang belum terdeteksi.
Mulanya, WHO merekomendasikan bahwa setiap negara memiliki positivity rate di bawah 10 persen. Namun, belakangan WHO menerbitkan kriteria epidemiologi yang jadi salah satu indikasi bahwa wabah corona terkontrol, yakni angka itu bisa turun di bawah 5 persen dalam 2 minggu terakhir.
ADVERTISEMENT
"Kurang dari 5 persen sampel (tes) positif COVID-19, setidaknya untuk yang terakhir 2 minggu, dengan asumsi bahwa pengawasan untuk kasus-kasus yang dicurigai adalah luas," tulis WHO dalam panduannya.
Lalu bagaimana situasi tes corona di Indonesia?
Dalam data sepekan terakhir, positivity rate corona di Indonesia masih berada di angka 11,04 persen. Persentase tersebut turun dalam 2 minggu ke belakang meskipun belum masuk kriteria yang direkomendasikan WHO.
Secara nasional memang positivity rate Indonesia belum masuk kriteria WHO. Namun, ada wilayah provinsi yang sudah memenuhinya, yaitu DKI Jakarta yang mengklaim berada di angka 4,99 persen.
"Secara kumulatif pula, testing rate untuk pemeriksaan PCR di Jakarta adalah 13.549 tes per 1 juta penduduk. Dengan positivity rate testing PCR pada selama 22-28 Juni yaitu 4,99%," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti dikutip laman resmi Pemprov DKI, Senin (29/6).
ADVERTISEMENT

Tingkat Kesembuhan Naik

Kabar baiknya, di data pekan teranyar, tingkat kesembuhan bergerak naik. Dari 50,87 persen pada periode 15-21 Juni 2020 menjadi 55,82 persen pada periode 22-28 Juni 2020.
Kenaikan tingkat kesembuhan tak mencapai rekor yang pernah terjadi 4 pekan sebelumnya. Pada periode 1-7 Juni, tingkat kesembuhan sempat berada di angka 67,69 persen dalam sepekan.
Seiring dengan tingkat kesembuhan yang naik, tingkat kematian pasien COVID-19 juga turun ke angka 3,56 persen. Artinya ada 3,56 persen kematian di antara total kasus corona yang terdeteksi.
Indonesia sendiri berhasil mencatatkan rekor terbanyak penambahan kasus corona yang sembuh dalam sepekan terakhir. Jumlahnya mencapai 4.532 orang.
Total, sudah ada 23.800 orang yang sembuh dari 55.092 kasus positif corona per Senin (29/6). Apabila dirata-ratakan, setiap hari ada 198 pasien sembuh sejak kasus pertama corona masuk ke Indonesia.
ADVERTISEMENT
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
Saksikan video menarik di bawah ini:
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020