Daycare Berizin di Indonesia pada 2026 Capai 2.593, Terbanyak di Jawa Tengah
·waktu baca 4 menit

Bagi orang tua yang keduanya bekerja, daycare kerap menjadi pilihan mereka untuk 'menitipkan' anaknya. Terlebih dengan harapan sang anak bisa mengisi waktu sambil bermain bersama teman hingga belajar bersama.
Namun, tak jarang kasus kekerasan terhadap anak di daycare kerap kita temui. Salah satu yang kasusnya kini tengah disorot adalah kekerasan di Daycare Little Aresha di Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Polisi menggerebek daycare tersebut pada Jumat (24/4) lalu karena dugaan adanya penyiksaan dan penelantaran anak.
Sebanyak 53 anak diduga menjadi korban kekerasan. Sebanyak 13 orang, termasuk kepala yayasan, kepala sekolah, dan 11 pengasuh, juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Lantas, ada berapa banyak daycare setiap provinsi? Berapa jumlah guru dan anak-anak di daycare yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia?
Ada 2.593 Daycare Berizin di Indonesia
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memiliki data Taman Penitipan Anak (TPA) atau dikenal juga dengan daycare. Data tersebut tersedia di website Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikdasmen. TPA ini bukanlah sekadar tempat nitip anak, tapi harus ada unsur stimulasi perkembangan anak hingga kegiatan pembelajaran sederhana (PAUD).
Daycare di Indonesia pun terbagi menjadi dua status. Ada yang negeri, ada pula yang swasta. Namun, jumlah daycare negeri hanya hitungan jari saja. Mayoritas kepemilikan daycare di Indonesia dimiliki oleh swasta.
Jumlah daycare di Indonesia dari tahun ke tahun pun mengalami angka yang cukup fluktuatif. Pada 2021 jumlah daycare mencapai angka 2.864. Terus mengalami penurunan pada tahun selanjutnya. Saat ini jumlah daycare di Indonesia dilaporkan mencapai 2.593.
Sementara itu, jika dilihat dari status daycare di Indonesia, ternyata hanya ada 30 daycare yang dikelola oleh negara atau memiliki status negeri. Sementara, sebanyak 2.563 daycare dimiliki oleh swasta.
Paling Banyak di Jawa Tengah
Jumlah daycare terbanyak di Indonesia ada di Provinsi Jawa Tengah dengan total 559 daycare. Dari total daycare tersebut, seluruhnya dimiliki oleh swasta. Tak ada satu pun yang dimiliki oleh negara.
Sementara itu, posisi kedua terbanyak ada di Jawa Timur dengan jumlah daycare sebanyak 429. Daycare swasta ada sebanyak 427, sedangkan daycare negeri hanya ada 2.
Wilayah Yogyakarta menempati posisi ketiga daycare terbanyak di Indonesia dengan jumlah 217 yang semuanya juga dimiliki oleh swasta. Kemudian, ada Provinsi Jawa Barat di posisi keempat dengan jumlah daycare sebanyak 157. Daycare di Jabar juga seluruhnya dimiliki swasta.
Banyaknya daycare di Indonesia memang terpusat di Pulau Jawa. Sementara, sisanya tersebar di Kalimantan hingga Sumatera.
Perbandingan Jumlah Peserta Didik dan Guru Daycare
Banyaknya jumlah daycare di Jawa Tengah diikuti dengan peserta didik yang juga banyak. Per semester 2025/2026 genap, jumlah peserta didik di daycare yang berada di Jateng mencapai 12.862. Namun, jumlah guru daycare di wilayah tersebut hanya mencapai 1.353.
Berdasarkan National Association for Education of Young Children (NAEYC), rasio antara guru dan murid yang ideal dalam satu kelompok dengan jumlah 12 balita (toddlers) harus ada 2 orang dewasa atau guru yang menemani. Setiap guru bertanggung jawab atas 6 balita. Sementara, untuk bayi, Satu guru disarankan bertanggung jawab setidaknya terhadap 3 sampai 4 bayi.
Provinsi Jawa Timur jumlah peserta didik di daycare mencapai 6.742 orang dengan jumlah guru sebanyak 929. Kemudian, di wilayah Yogyakarta jumlah peserta didik di daycare berada di angka 5.321 dengan jumlah guru yang hanya 756 orang.
Kemudian, Provinsi Jawa Barat jumlah peserta didik di daycare mencapai 2.985 orang dengan jumlah guru hanya mencapai 485 orang. Posisi kelima jumlah peserta didik terbanyak ada di Aceh dengan jumlah 2.227 dan jumlah guru sebanyak 231 orang.
Sebaran Daycare di Jabodetabek
Jakarta menjadi wilayah di Jabodetabek yang paling banyak memiliki daycare mencapai 54 lokasi. Sebanyak 22 daycare dikelola oleh negara, sementara 32 daycare dikelola swasta.
Sementara itu, wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi tidak memiliki sama sekali daycare negeri. Semua daycare yang berada di wilayah tersebut merupakan milik swasta. Dengan kata lain, hanya Jakarta yang memiliki daycare.
Depok memiliki setidaknya 23 daycare yang semuanya dimiliki oleh swasta. Begitu juga dengan Kabupaten Bekasi yang memiliki 20 daycare dan semuanya dikelola swasta.
Jumlah peserta didik daycare di Jakarta juga paling banyak di antara wilayah di Jabodetabek yang mencapai 1.100 orang. Meski begitu, jumlah guru daycare di Jakarta hanya berada di angka 124 orang.
Posisi kedua terbanyak berada di Kabupaten Bekasi dengan jumlah peserta didik mencapai 322 orang dan hanya ada 45 guru. Disusul dengan Depok dengan jumlah peserta didik mencapai 224 orang. Akan tetapi, jumlah guru daycare di Depok lebih banyak daripada Kabupaten Bekasi, yaitu sebanyak 91 orang.
