Dedi Mulyadi Bicara Atasi Banjir Jabar: Tak Bisa Hanya Wacana, Harus Aksi Nyata

2 April 2025 17:03 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat saksikan operasi modifikasi cuaca di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Selasa (11/3/2025). Foto: Dok. Pemprov Jabar
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat saksikan operasi modifikasi cuaca di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Selasa (11/3/2025). Foto: Dok. Pemprov Jabar
ADVERTISEMENT
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi diminta tanggapan terkait langkah Pemprov Jabar untuk mengatasi masalah banjir. Beberapa daerah di Jabar seperti Bekasi, Bogor, Depok yang merupakan daerah penyangga Jakarta masih sering terjadi banjir.
ADVERTISEMENT
Dedi menekankan, seluruh wilayah Jabar merupakan kunci penanganan banjir. Tidak terfokus di daerah aglomerasi Daerah Khusus Jakarta.
"Seluruh kawasan di Jawa Barat ini kunci penanganan banjir. Garut itu kunci penanganan banjir untuk wilayah Cirebon, untuk wilayah di bawah, termasuk wilayah Garut sendiri," kata Dedi Mulyadi usai menghadiri open house di rumah dinas Ketua MPR Ahmad Muzani di Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (2/4).
"Jadi gunung-gunung yang ada di Jawa Barat semuanya adalah kunci penanganan banjir karena sungai ini satu sama lain saling berhubungan," tambah dia.
Kondisi rumah di bantaran sungai Ciliwung yang terdampak banjir bandang di Kampung Pensiunan, Desa Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/3/2025). Foto: Yulius Satria Wijaya/ANTARA FOTO
Politikus Gerindra ini memastikan, koordinasi dengan kepala daerah di Jabar berjalan baik. Ia mengenal baik seluruh kepala daerah Jabar. "Baik banget, kan bisa lihat kalau Jawa Barat dengan bupatinya ce'es semua," kata dia.
ADVERTISEMENT
Eks Bupati Purwakarta ini menjelaskan, untuk mengatasi banjir berulang, diperlukan aksi nyata. Tidak bisa hanya sekadar wacana.
"Jadi, dan itu tidak bisa hanya kita sekadar membuat wacana. Harus ada tindakan yang nyata. Makanya saya melakukan tindakan-tindakan yang lebih nyata dan terukur," ucap Dedi.
"Kalau enggak, nanti bulan Mei, enggak ngomong lagi banjir, ceritanya beda lagi. Nanti ribut lagi bulan Desember," tutur dia.
Pengendara sepeda motor melintasi banjir di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Selasa (4/3/2025). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO