Dedi Mulyadi Minta Sekolah Tidak Berlakukan 'Belajar dari Rumah'
·waktu baca 1 menit

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengajak para kepala sekolah untuk tidak memberlakukan "belajar dari rumah".
Sekolah-sekolah yang dimaksud itu mulai dari tingkat TK, madrasah diniyah, SD, MTs, SMP, MA, SMA, SMK, di semua tingkatan, baik yang menjadi kewenangan Provinsi Jabar maupun bupati/wali kota se-Jabar.
"Ajakan dari saya, tidak boleh ada yang memberlakukan kegiatan belajar di rumah. Saya minta untuk kembali sekolah normal," kata Dedi, Rabu (3/9).
Dedi minta masyarakat tidak lagi khawatir akan kondisi ricuh sebagaimana yang terjadi belakangan ini akibat penyusup dalam demo.
"Dan saya pastikan Provinsi Jawa Barat dalam keadaan normal, tertib dan terkendali," kata pria yang akrab disapa KDM atau Kang Dedi Mulyadi itu.
Dedi berharap aktivitas dapat berlangsung seperti biasa. "Pemerintah Provinsi Jawa Barat sampai hari ini tidak memberlakukan kegiatan belajar di rumah, atau kegiatan belajar jarak jauh, atau kegiatan belajar online," ujarnya.
"Saya ucapkan terima kasih kepada semuanya. Mari kita jaga kondusivitas-produktivitas untuk Jawa Barat Istimewa," kata KDM.
