Dedi Mulyadi Ungkap Penyakit BUMD di Komisi II DPR: Banyak Diisi Tim Sukses

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkap persoalan mendasar yang menurutnya kerap terjadi di daerah, yakni penempatan orang-orang non-profesional di tubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Dedi menuturkan, kebanyakan pegawai di BUMD merupakan orang titipan seperti eks tim sukses ketika Pilkada.
“Problem dari BUMD itu di daerah itu satu saja, BUMD diisi oleh tim sukses itu problemnya sehingga profesionalismenya dikesampingkan,” kata Dedi dalam rapat bersama Komisi II DPR RI dan Kementerian Dalam Negeri, Selasa (29/4).
Untuk itu Dedi mengedepankan pentingnya rambu-rambu yang mengacu pada perlunya regulasi, pedoman, atau mekanisme kontrol yang jelas dan tegas dalam pengelolaan dan pengawasan BUMD.
“Rambu-rambu ini harus segera dibangun dengan baik,” katanya.
Persoalan ini, kata Dedi, juga tidak terkecuali di Jawa Barat. Menurutnya, seluruh BUMD akan diklarifikasi berdasarkan tingkat kesehatan keuangannya mulai dari yang sehat, sangat sehat, hingga yang tidak sehat.
Ia menegaskan bagi BUMD yang masuk kategori tidak sehat, pemerintah provinsi akan mengambil langkah tegas bahkan hingga penutupan.
“(BUMD) yang tidak sehat akan kami audit secara investigatif dan nanti akan dilakukan dua pilihan, diteruskan atau ditutup,” katanya.
Kini beberapa BUMD utama yang dikelola Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yakni:
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) BUMD ini bergerak di bidang perbankan dan jasa keuangan.
PT Migas Hulu Jabar (MUJ) BUMD ini bergerak pada eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi, serta jasa penunjang energi.
PT Jasa Sarana BUMD ini menangani infrastruktur, termasuk transportasi publik, pembangunan rumah sakit, dan pengelolaan aset daerah.
PT Jaswita Jabar BUMD ini bergerak di sektor properti, perhotelan, jasa otomotif, serta jasa umum lainnya.
PT Agro Jabar BUMD ini beroperasi di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan cadangan pangan daerah.
PT Tirta Gemah Ripah (Tirta Jabar) BUMD ini mengelola layanan pengelolaan air bersih dan sistem distribusi air.
