kumparan
19 Mei 2019 8:03 WIB

Demi Hijrah, Aceng Putuskan Hapus Tato di Sekujur Tubuhnya

Sejumlah anak jalanan memanfaatkan layanan hapus tato gratis di kolong jalan layang Tebet, Jakarta, Sabtu (18/5/2019). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Kolong Flyover di depan Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, mendadak ramai oleh sejumlah pemuda. Mereka mengerubungi sebuah minibus yang terparkir di kawasan tersebut. Bukan tanpa sebab, kedatangan mereka tak lain untuk menghapus tato yang terlukis di tubuh mereka.
ADVERTISEMENT
Pada Sabtu (18/5) kemarin, Islamic Medical Service (IMS) bersama Komunitas Tasawuf Underground membuka layanan hapus tato gratis. Layanan ini berlangsung dari pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB di kolong Flyover depan Stasiun Tebet, Jakarta Selatan.
Beberapa anak jalanan penuh tato tampak bergantian memasuki mobil ambulans tempat penghapusan tato dilakukan. Sementara di dalam ambulans, anak jalanan yang menjadi pasien hapus tato tampak meringis, menahan sakit yang ditimbulkan pantulan laser penghapus tato.
Seorang pria mengikuti program layanan hapus tato. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan
Aceng (23) salah satunya. Pemuda yang sering menghabiskan hari-harinya di jalanan ini merupakan salah satu pasien hapus tato. Layanan tersebut memang digelar secara gratis.
Aceng mengaku sudah terpanggil untuk hijrah. Hal itulah yang menjadi alasan ia menghapus tato di sekujur badannya. Dengan menghapus tato, ia berharap bisa terlihat lebih bersih dan juga beriman.
ADVERTISEMENT
“Saya ingin hijrah, jadi selanjutnya tato di wajah ini juga ingin dihapus. Biar kelihatan bersih," terang dia.
Seorang pria mengikuti program layanan hapus tato dari Islamic Medical center Jakarta (IMJ) di Tebet. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan
Untuk menghapus seluruh tato di tubuhnya, Aceng harus menjalani beberapa tahap penghapusan selama enam bulan ke depan. Ia berencana akan menjalani semua proses itu sampai selesai, sampai semua tato hilang dari tubuhnya.
"Saya masih harus proses penghapusan lagi, karena enggak cukup cuma satu kali. Butuh waktu 6 kali untuk menghapus tato milik saya. Jadi nanti saya lanjutkan penghapusan ini ke klinik IMS," ungkapnya.
Sebagai informasi, program layanan penghapusan tato dari IMS ini akan berlangsung beberapa kali selama bulan Ramadan. Setelah di Tebet, mobil layanan hapus tato keliling dijadwalkan akan ‘parkir’ di Muamalat Tower, Jakarta Selatan pada Rabu dan Jumat (22, 24/ 5).
ADVERTISEMENT
Sehari setelah itu, Sabtu (25/5) akan dilangsungkan lagi di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. Lalu berlanjut pada Kamis (30/5) di Lapas Paledang Bogor.
Sejumlah anak jalanan memanfaatkan layanan hapus tato gratis di kolong jalan layang Tebet, Jakarta, Sabtu (18/5/2019). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Direktur IMS Imron Faizin mengatakan, layanan hapus tato dilaksanakan secara gratis untuk membantu masyarakat yang ingin menghapus tato selama bulan Ramadhan.
"Ini layanan perdana kami yang juga bekerjasama dengan komunitas Tasawuf Underground, dan sifatnya membantu, bukan profit oriented," ujar Imron ditemui di kolong jembatan Stasiun Tebet.
Imron melanjutkan, peminat hapus tato sesungguhnya sangatlah banyak, yakni ada sekitar 200 anak jalanan yang sudah mendaftar untuk penghapusan tato gratis bersama IMS. Namun, karena keterbatasan waktu, hari ini pelayanan hanya bisa dilakukan untuk empat orang saja.
“Antusiasme sangat tinggi ya, sudah ada 200-an yang mendaftar. Namun untuk hari ini, jumlah pasien hapus tato yang dilayani berjumlah empat orang,” kata Imron.
ADVERTISEMENT
"Menghapus tato butuh waktu lama, jadi hanya 4 orang yang bisa kita layani. Namun demikian untuk sisanya bisa langsung datang ke klinik kami atau ke base camp komunitas Tasawuf Underground di Tanah Abang, dan Gondangdia," imbuhnya lagi.
Seorang pria mengikuti program layanan hapus tato. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan
Menurut Imron, IMS kegiatan hapus tato gratis merupakan upaya menyediakan bantuan bagi mereka yang ingin hijrah dengan menghapus tato di badan. Pasalnya, bila menghapus tato di rumah sakit atau klinik umum, biayanya sangat mahal dan umumnya tidak terjangkau oleh anak jalanan.
"Kami hanya terpanggil untuk membantu anak jalanan yang ingin bertobat dan hijrah dengan menghapus tato dari tubuhnya tapi terkendala biaya. Sebab biaya menghapus tato itu berkisar Rp 500 ribu hingga 2,5 juta per sentimeternya," tambahnya.
ADVERTISEMENT
Lain untuk anak jalanan, lain lagi untuk masyarakat umum. Imran menyebut bahwa IMS juga memberikan pelayanan penghapusan tato masyarakat umum. Hanya saja, bagi masyarakat umum, ada biaya yang harus dibayar.
"Kalau untuk masyarakat umum berbayar ya, namun dengan biaya yang terjangkau yakni berkisar Rp 15.000 hingga Rp 50.000," terang Imron.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan