Demi Memfitnah Imigran Muslim, Pria Ceko Sebabkan Kecelakaan Kereta

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Alun-Alun Kota Tua Praha, Ceko (Foto: Flickr/ Steve Coleman)
zoom-in-whitePerbesar
Alun-Alun Kota Tua Praha, Ceko (Foto: Flickr/ Steve Coleman)

Seorang pria tua di Ceko divonis penjara setelah menyebabkan kecelakaan kereta pada 2017. Tindakan itu dilakukannya semata-mata demi memfitnah para imigran Muslim yang dibencinya.

Diberitakan Reuters, Selasa (15/1), Jaromir Balda divonis empat tahun penjara dan wajib menjalani pemeriksaan kejiwaan karena menyebabkan dua kereta keluar jalur pada 2017.

Dalam pernyataan pengadilan distrik Bohemia Tengah, pria 71 tahun itu sengaja menebang pohon ke arah rel agar kereta mengalami kecelakaan. Dia lalu meletakkan selebaran bertuliskan "Allahu Akbar" di lokasi kecelakaan.

Dia mengaku sengaja melakukan itu agar penentangan masyarakat terhadap para pendatang Muslim ke Ceko semakin besar. Balda adalah orang pertama yang diadili atas terorisme di negara tersebut.

Menurut media Ceko, Balda adalah donatur tetap di partai anti-Islam SPD. Dalam situsnya, partai tersebut mengecam tindakan Balda.

Peristiwa ini terjadi di tengah gelombang kebencian terhadap imigran Muslim dari negara-negara konflik ke Eropa. Ceko sendiri menutup diri dari imigran, menolak desakan Uni Eropa agar menerima pada pencari suaka.

Menurut hakim Jiri Wazik, Balda termakan manipulasi para tokoh publik di Ceko soal Muslim. Tujuan manipulasi itu tidak lain demi menciptakan rasa takut di tengah masyarakat.

"Dia harus menyadari bahwa kebencian akan menumbuhkan kebencian lainnya," kata Wazik.