Demi Ungkap Penyebab Kebakaran Hebat, Hong Kong Bentuk Komite Independen

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee menyampaikan pidato kebijakan tahunannya kepada Dewan Legislatif pada 25 Oktober 2023. Foto: Peter Taman/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee menyampaikan pidato kebijakan tahunannya kepada Dewan Legislatif pada 25 Oktober 2023. Foto: Peter Taman/AFP

Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee mengumumkan pembentukan komite independen untuk menyelidiki kebakaran apartemen Wang Fuk Court yang menewaskan 151 orang.

"Saya akan membentuk komite independen untuk menjalankan peninjauan menyeluruh dan komprehensif untuk mereformasi sistem kerja konstruksi dan mencegah tragedi serupa terjadi di masa mendatang," kata John dalam konferensi pers di Hong Kong, dikutip dari AFP, Selasa (2/12).

John melanjutkan, komite itu akan dipimpin oleh seorang hakim.

Sementara itu, Sekretaris Utama Administrasi Eric Chan Kwok-ki mengatakan polisi telah mengumpulkan sampel jaring perancah (scaffold netting) dari 20 lokasi di apartemen Wang Fuk Court untuk diuji. Hasilnya, 7 sampel dari gedung Wang Tai House, Wang Tao House, Wang Yan House, dan Wang Chi House tidak memenuhi standar tahan api.

Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan kebakaran yang terjadi pada hari Rabu di Wang Fuk Court, sebuah kompleks perumahan di distrik Tai Po, Wilayah Baru Hong Kong, Kamis (27/11/2025). Foto: Chan Long Hei/AP Photo

Dikutip dari The Standard, Menteri Keamanan Hong Kong Chris Tang Ping-keung mengatakan meluasnya kobaran api tidak biasa. Menurutnya, hal ini dikarenakan jaring perancah yang tak tahan api bersama dengan bahan lain yang mudah terbakar seperti panel busa.

Tang mengatakan, kontraktor diduga sengaja menggunakan material yang lebih murah dan tidak tahan api di wilayah yang sulit dijangkau. Sementara di wilayah yang mudah dijangkau, kontraktor menggunakan jaring dengan standar yang sesuai.

Komisi Independen Antikorupsi (ICAC) mengungkap telah menangkap 8 orang terkait kebakaran hebat itu. Mereka adalah dua direktur dan dua manajer proyek dari firma konsultan proyek renovasi apartemen Wang Fuk Court, 3 subkontraktor, dan seorang perantara. Penyelidik ICAC juga telah menyita dokumen kerja dan catatan bank dari 13 lokasi.

Sementara kepolisian Hong Kong telah menangkap 3 orang atas dugaan pembunuhan sebagai bagian dari penyelidikan mereka.

Jumlah korban tewas kini mencapai 151 orang dan di antaranya ada sekitar 30 orang yang masih dalam proses identifikasi. 9 WNI yang bekerja di sektor domestik tewas dalam insiden itu.