Demo 'Jogja Memanggil' Sambut Kedatangan Jokowi: Tak Ada Ruang untuk Mulyono!

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
Presiden Jokowi ke Yogya, massa Jogja Memanggil gelar aksi di Titik Nol Kilometer, Rabu (28/8). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi ke Yogya, massa Jogja Memanggil gelar aksi di Titik Nol Kilometer, Rabu (28/8). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Presiden Jokowi hari ini melakukan kunjungan kerja di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (28/8). Selama di sana, Jokowi membagikan bansos di Sleman, meresmikan pasar di Godean dan gedung baru RSUP Dr Sardjito di kompleks kampus UGM.

Bertepatan dengan kunjungan Jokowi tersebut, elemen masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Jogja Memanggil menggelar aksi simbolik di Titik Nol Kilometer.

kumparan post embed

Lokasi aksi ini tak jauh dari Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Gedung Agung.

"Kita berkumpul memperjuangkan demokrasi, bukan democrazy," ujar salah satu orator.

"Tidak ada space untuk Mulyono di sini!" teriaknya.

Presiden Joko Widodo meresmikan Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di RSUP Dr Sardjito, Kabupaten Sleman, DIY, Rabu (28/8/2024). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Mulyono adalah nama masa kecil Jokowi. Karena Mulyono sakit-sakitan, orang tuanya mengganti namanya menjadi Joko Widodo. Mulyono menjadi trending topic di medsos berhari-hari menyusul upaya pengebirian demokrasi oleh elite politik belakangan ini yang memicu gerakan aksi "Peringatan Darurat".

Presiden Jokowi ke Yogya, massa Jogja Memanggil gelar aksi di Titik Nol Kilometer, Rabu (28/8). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Orator menyampaikan Jogja Memanggil merupakan corong untuk menyampaikan aspirasi.

"Supaya kita menjadi rakyat yang menolak diam pada pembantaian demokrasi, pembantaian konstitusi!" katanya.

Orator lainnya dalam orasinya menyampaikan di rezim kali ini kekerasan justru semakin meningkat. Hal itu seperti data yang dirilis YLBHI.

"Kekerasan di rezim Mulyono, di rezim sipil justru semakin meningkat," kata orator lainnya.

Presiden Jokowi ke Yogya, massa Jogja Memanggil gelar aksi di Titik Nol Kilometer, Rabu (28/8). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Dalam aksi ini turut dibawa sejumlah spanduk dan poster di antaranya bertuliskan "Hancurkan dan Adili Rezim Jokowi," "Hancur Lebur 26 Tahun Reformasi," hingga "Lawan Dinasti Politik".

Aksi damai ini mendapat pengamanan ketat aparat kepolisian.

Sebelumnya, aksi Jogja Memanggil diumumkan oleh Aliansi Mahasiswa UGM dan elemen lainnya di media sosial. Tajuk demo ini adalah Mimbar Demokrasi. Dalam poster tersebut juga terdapat gambar guillotine, yaitu alat untuk memancung seseorang yang divonis mati.

Dalam aksi Jogja Memanggil di depan Istana Kepresidenan Yogya pada Rabu, 27 Agustus, massa juga membawa "guillotine" untuk aksi teatrikal memenggal pemimpin yang mengabaikan rakyat.

instagram embed