Demokrat: Anies-AHY Pasangan Ideal, Punya Rekam Jejak Membanggakan
·waktu baca 2 menit

Simulasi survei capres-cawapres 2024 yang dirilis SMRC menunjukkan paslon Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengalahkan paslon Prabowo Subianto-Puan Maharani. Anies-AHY memperoleh 29,8 persen dan Prabowo-Puan Maharani dengan 27,5 persen
Deputi Bappilu Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan hasil survei ini menunjukkan konsistensi bahwa duet Anies-AHY merupakan paslon yang ideal.
"Ini memang menjadi pasangan ideal yang saling melengkapi. Keduanya memiliki rekam jejak yang membanggakan dan prestasi di atas rata-rata. Sama-sama cerdas dan berintegritas," kata Kamhar, Jumat (8/4).
Kamhar menuturkan Anies sudah teruji memimpin Jakarta menjadi kota yang modern. Sedangkan, AHY telah teruji mempertahankan partai dari upaya kudeta yang dilakukan KSP Moeldoko.
"Mas Anies yang telah teruji memimpin dan membawa Jakarta menjadi kota modern kelas dunia, manusiawi dan beradab. Mas Ketum AHY juga telah teruji kepemimpinannya yang bisa membawa Partai Demokrat keluar dari terpaan krisis dalam bentuk upaya pembegalan oleh KSP Moeldoko, serta berhasil merebut hati dan pikiran rakyat melalui konsistensi sikap politik melakukan advokasi kebijakan sebagai partai oposisi," ucapnya.
Selain itu, kata dia, paslon Anies-AHY juga merupakan representasi dari kelompok sipil dan militer.
"Anies-AHY adalah pasangan sipil-militer yang sama-sama intelektual, prodemokrasi dan menjunjung tinggi agenda reformasi. Keduanya orang yang bisa menjaga dan menahan diri dari menerabas pembatasan kekuasaan," ucapnya.
Lebih lanjut, Kamhar menuturkan, hasil survei SMRC akan menjadi perhatian tersendiri bagi partai. Namun, karena Demokrat tak bisa mencalonkan paslon sendiri, maka partai akan melakukan pendekatan yang berbeda.
"Hasil survei ini tentunya menjadi perhatian tersendiri, namun karena Partai Demokrat tak bisa mengusung pasangan sendiri yang terkendala presidential threshold, persoalan menjadi berbeda, pendekatannya pun menjadi berbeda," tutup Kamhar.
