Demokrat Datangi Golkar Jabar, Ajukan Pendamping Ridwan Kamil untuk Pilgub

Pengurus DPD Demokrat Jabar mendatangi kantor DPD Golkar Jabar untuk membahas peluang koalisi pada Pilkada 2024. Ketua DPD Demokrat Jabar, Anton Sukartono Suratto, mengatakan pihaknya mengajak Golkar untuk membangun koalisi karena sama-sama pernah berjuang dalam Koalisi Indonesia Maju.
"Kita ini kan di KIM (Koalisi Indonesia Maju). Sebelum, saya takut, saya ada deklarasi dengan yang lain, saya di KIM dulu. Kira-kira KIM ini mau gabung atau tidak untuk Pilgub Jabar 2024, jangan sebut nama," kata dia kepada wartawan usai pertemuan pada Kamis (16/5).
Anton menambahkan, Golkar dan Demokrat sudah dapat mengusung calon bila jadi berkoalisi. Golkar mempunyai 19 kursi di DPRD Jabar, sedangkan Demokrat mempunyai 8 kursi.
Anton berharap Ridwan Kamil dapat disandingkan dengan Daniel Mutaqien di Pilgub Jabar.
"Mudah-mudahan Kang RK (Ridwan Kamil) dan wakilnya Kang Daniel Muttakin. Tapi dibaginya berubah, Kang Daniel, Demokrat dulu," ucap dia.
Sementara, Ketua DPD Golkar Jabar, Ace Hasan Syadzili, mengatakan pihaknya memang memprioritaskan untuk berkoalisi dengan partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju. Sebab, partai yang tergabung ke dalam Koalisi Indonesia Maju mempunyai visi dan misi yang sama.
"Jadi arahan dari Ketua Umum (Airlangga Hartarto) dalam rapat, arahan beliau kepada seluruh calon kepala daerah, menginstruksikan kepada pengurus partai, prioritas koalisi dengan partai yang sama-sama di dalam KIM. Karena kita sudah memiliki chemistry," kata dia.
Terkait dengan Ridwan Kamil, Ace mengatakan sampai sekarang Golkar Jabar masih mengharapkan Ridwan Kamil dapat maju lagi di Pilgub Jabar. Meskipun, kata dia, peluang Ridwan Kamil maju di Pilgub Jabar tetap bergantung pada keputusan Airlangga Hartarto.
"Jadi penugasannya tergantung oleh Pak Prabowo, Jokowi, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Karena ini menyangkut soliditas KIM di daerah," ucap dia.
