Demokrat Nilai Parliamentary Threshold 4 Persen Ideal dan Tak Memberatkan
·waktu baca 2 menit

Sekjen Demokrat, Herman Khaeron, menilai ambang batas parlemen yang saat ini berlaku sebesar 4 persen sudah ideal. Hal ini disampaikan menanggapi munculnya pembahasan perubahan besaran ambang batas parlemen di RUU Pemilu.
“Ambang batas saat ini sebetulnya sudah ideal, batas yang wajar dan proporsional,” ucap Herman saat dihubungi, Kamis (23/4).
Meski begitu, Herman menyebut Demokrat belum menentukan angka pasti yang akan diusulkan Demokrat dalam pembahasan RUU Pemilu.
“Kami belum menentukan angka, namun merujuk kepada peraturan yang lalu sepertinya tidak memberatkan namun memberi batasan yang pas,” tandasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyebut pembahasan RUU Pemilu masih dalam tahap pengkajian oleh masing-masing partai, termasuk terkait skema ambang batas yang dinilai ideal untuk sistem pemilu ke depan.
Terkait munculnya angka ambang batas seperti 6 persen hingga 8 persen, Dasco menyebut hal itu masih dalam tahap kajian dan belum menjadi keputusan final.
“Ya kita lagi lihat untuk ambang batas yang kira-kira kemudian tidak memberatkan partai-partai yang lain,” katanya di DPR, Selasa (21/4).
Dasco menegaskan pembahasan RUU Pemilu tidak akan dilakukan secara terburu-buru. Ia juga tak setuju jika pembahasannya terlalu mepet.
“Saya rasa kalau pembahasannya di akhir-akhir, justru kan nanti undang-undangnya kurang baik kali ya. Sementara kalau dari sekarang ke Pemilu juga masih juga agak lama. Jadi kita masih memang perlu dilakukan pengkajian simulasi,” kata Dasco.
