Demokrat: Semua Organisasi Sayap Menolak KLB Diadakan

kumparanNEWSverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Syarief Hasan saat diwawancara di Gedung DPR Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Syarief Hasan saat diwawancara di Gedung DPR Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Sejumlah pendiri Partai Demokrat mendorong Kongres Luar Biasa (KLB) tetap diadakan untuk menyelamatkan partai. Namun, anggota Majelis Tinggi Demokrat Syarief Hasan menegaskan mayoritas organisasi sayap menolak pelaksanaan KLB.

"Menurut informasi, yang baru saja dilakukan tadi siang dari semua organisasi sayap hanya satu (yang mendorong KLB), begitu banyak organisasi sayap. Anak muda, perempuan, itu banyak, semuanya menolak KLB," kata Syarief, Sabtu (27/2).

Agus Harimurti Yudhoyono di Kongres V Partai Demokrat di Jakarta. Foto: Dok. Istimewa

Menurut dia, hanya satu sayap partai yang mendukung KLB, namun tak disebutkan organisasi yang dimaksud. Karena itu, Syarief meminta pihak yang berupaya mengadakan KLB untuk berhenti mengganggu stabilitas partai.

"Yang kedua tentang organisasi sayap, seperti biasa di dalam sebuah organisasi yang besar pasti ada sesuatu yang tidak puas dan organisasi sayap yang kami bina itu sangat banyak dan hanya satu yang menyatakan mendukung KLB," kata dia.

"Nah, intinya, bagi saudara-saudara saya yang sudah tidak menyandang lagi sebagai kader Partai Demokrat cukup berhentilah sampai di sini," sambungnya.

Ribuan kader Partai Demokrat di JCC Foto: Amanaturrosyidah/kumparan

Wakil Ketua MPR itu mengatakan Demokrat akan melakukan segala upaya agar KLB tak terjadi, apalagi sampai memunculkan kepengurusan tandingan. Jika sampai dilaksanakan KLB, Syarief mempertanyakan legalitasnya.

"Berdasarkan pengalaman selama ini memang ada banyak partai-partai yang sudah melakukan kepengurusan tandingan. Jadi lagi-lagi saya katakan bahwa partai Demokrat menganggap bahwa kalau terjadi tentu kami pertanyakan. Tolong dibuka dia merepresentasikan siapa, pemegang hak suara siapa, dan sebagainya. Jadi kalau mendapatkan izin untuk melakukan KLB tentu akan kami pertanyakan," kata dia.

"Tentu kita akan melakukan segala macam cara yang sesuai dengan prosedur sesuai dengan aturan peraturan perundang-undangan, agar hal itu tidak terjadi," tandasnya.

Partai Demokrat Memecat Kader yang Terlibat dalam Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan. Foto: Dok. DPP Partai Demokrat

Salah seorang pendiri Demokrat, Hencky Luntungan, mendorong adanya KLB sebagai upaya menyelamatkan partai. Bahkan menurutnya, KLB sudah direncanakan enam bulan sebelum kongres penetapan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketum.

Namun menurutnya, ada pihak-pihak yang mencoba menghalang-halangi agar KLB gagal. Ia menegaskan akan berupaya agar KLB bisa terwujud bahkan untuk melengserkan AHY.

"Apakah mungkin KLB jalan dan apakah mungkin KLB itu hanya untuk lengserkan AHY? KLB pasti jalan. Jadi jangan apakah mungkin, pasti jalan," tegas Hencky, Sabtu (27/2).

"Dan melengserkan? Ya pasti kami lengserkan," tegasnya lagi.

***

Simak video menarik di bawah ini: