Demokrat soal Keturunan PKI Boleh Daftar TNI: Ideologi Tak Diwariskan Genetik
·waktu baca 2 menit

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengizinkan keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI) untuk masuk menjadi anggota TNI. Anggota Komisi I DPR Rizki Aulia Rahman Natakusumah berpandangan TNI merupakan sekolah pancasila dan ideologi kebangsaan yang sudah mapan.
Karena itu, politikus Demokrat itu mengatakan penilaian calon anggota DPR sudah seharusnya berdasarkan potensi, bukan latar belakang keturunan.
"Penilaian untuk menjadi anggota TNI sudah seharusnya ditetapkan berdasarkan potensi individu tersebut untuk menjadi prajurit yang profesional dan modern," kata Rizki kepada wartawan, Kamis (31/3).
"Terlepas dari latar belakang sejarah, keluarga, agama, ras, dan apa pun itu, hak dan kewajiban warga negara untuk mempertahankan negara melalui TNI harus dijunjung tinggi dan diakomodasi secara objektif," imbuhnya.
Menurutnya, ideologi seseorang tak diwariskan secara genetik.
"Ideologi tidak diwariskan secara genetik. Karena itu pula, kecintaan perwira militer terhadap negara juga harus ditanamkan secara konsisten agar menjadi watak mereka ketika bertugas," tuturnya.
Dia mengingatkan agar TNI terus menjaga nilai-nilai Pancasila. Sehingga setiap prajurit TNI memiliki karakter yang sama dan menerapkan Pancasila.
"Kami akan terus mengingatkan pihak TNI menjaga nilai-nilai pancasila sehingga norma kenegaraan menjadi karakter dan napas setiap prajurit TNI dari mana pun mereka berasal dan di mana pun mereka berada," ucapnya.
Lebih lanjut, Rizki menuturkan setiap warga negara berhak untuk memiliki peran dalam menjaga keamanan, pertahanan, dan bela negara sebagaimana yang sudah diatur dalam konstitusi, termasuk melalui TNI.
"Jika pengabdian warga negara tersebut hendak disalurkan melalui TNI, maka menjadi tugas panglima untuk memastikan proses rekrutmen berjalan secara fair. Jangan sampai ada sentimen personal atau pun nepotisme di tiap-tiap fase seleksi calon prajurit," tutupnya.
