Demokrat Terima Surat Pengunduran Diri TGB: Sudah Diprediksi Lama

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang, saat mengunjungi kantor kumparan, Jakarta. (Foto: Abil Achmad Akbar/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang, saat mengunjungi kantor kumparan, Jakarta. (Foto: Abil Achmad Akbar/kumparan)

Gubernur NTB dua periode Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi mengundurkan diri dari Partai Demokrat. Kadiv Advokasi dan Hukum Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan surat pengunduran diri itu sudah diterima langsung oleh Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin.

"Iya betul. Diterima oleh Ketua Dewan Kehormatan partai, Bapak Amir Syamsuddin," kata Ferdinand kepada kumparan, (24/7).

Ferdinand mengatakan, Partai Demokrat tidak mempermasalahkan keputusan TGB mengundurkan diri dari keanggotaan partai. Pengunduran diri yang dilakukan TGB, kata Ferdinand memang sudah diprediksi sejak lama.

"Ya betul (sudah diprediksi). Jauh beberapa bulang yang lalu," tambah Ferdinand.

Ia menambahkan, Demokrat sama sekali tak menyesali pengunduran diri TGB, menurutnya masih banyak kader dan anggota Demokrat lainnya yang lebih loyal terhadap partai. "Tidak ada masalah bagi Demokrat. Di Demokrat banyak kader yang berkualitas dan loyal terhadap partai. Jadi pengunduran diri itu tidak masalah sama sekali," terangnya.

Sebelumnya TGB yang di Demokrat sebagai anggota Majelis Tinggi itu, mengatakan sudah mengajukan surat pengunduran diri itu beberapa hari lalu. Soal alasan mundur, TGB menyebut karena alasan pribadi yang tak bisa diurai.

"Oh iya. Benar, saya sudah mundur," ucap TGB kepada kumparan, Senin (23/7).

"Saya mundur karena alasan pribadi. Gitu saja ya," tutur TGB.