Demonstran Tolak Omnibus Law di Semarang Ricuh, Pagar DPRD Jateng Dijebol

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Demonstrasi menolak Omnibus Law di depan Gedung DPRD Jawa Tengah. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Demonstrasi menolak Omnibus Law di depan Gedung DPRD Jawa Tengah. Foto: Dok. Istimewa

Masa aksi yang bergabung dalam Gerakan Masyarakat Menggugat (GERAM) menggeruduk Kantor DPRD Jateng di Jalan Pahlawan Kota Semarang, Rabu (7/10).

Mereka terdiri dari mahasiswa perguruan tinggi, aliansi buruh, serta masyarakat sipil yang menolak pengesahan Omnibus Law. Cacian, makian dan juga orasi juga terus dilantunkan demi membakar semangat para demonstran.

Sementara, halaman DPRD tampak steril dengan penjagaan ketat aparat kepolisian dari Polda Jateng dan Polrestabes Semarang.

Demonstrasi menolak Omnibus Law di depan Gedung DPRD Jawa Tengah. Foto: Dok. Istimewa

Kendaraan taktis massa disiapkan seperti water canon dan pengendali massa. Tak ketinggalan, para polisi wanita (Polwan) juga ikut disiagakan di depan gerbang DPR

Berdasarkan pantuan kumparan , kericuhan tak terhindarkan. Massa bahkan merobohkan gerbang DPRD Jawa Tengah sembari terus melakukan orasi.

Mereka juga mencoba merangsek pertahanan polisi untuk masuk ke dalam kawasan Gedung DPRD Jawa Tengah.

Demonstrasi menolak Omnibus Law di depan Gedung DPRD Jawa Tengah. Foto: Dok. Istimewa

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

embed from external kumparan