Depo Sampah di Yogya Masih Tutup, Warga Buang Sampah di Depannya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana depo sampah di Jalan Argolubang, Baciro, Kota Yogyakarta tampak tertulis  "depo tutup", Kamis (18/4/2024). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana depo sampah di Jalan Argolubang, Baciro, Kota Yogyakarta tampak tertulis "depo tutup", Kamis (18/4/2024). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Usai libur Lebaran tumpukan sampah tampak muncul di Kota Yogyakarta. Sampah terlihat di Jalan Hos Cokroaminoto.

Sementara di sebuah depo sampah di Jalan Argolubang, Baciro, Kota Yogyakarta tertulis "depo tutup".

Soal munculnya tumpukan sampah ini, Sub Koordinator Kelompok Substansi Penanganan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Mareta Hexa Sevana mengatakan sampah akan segera diambil dengan pengaturan waktu untuk menyesuaikan kemampuan mesin di TPS3R Nitikan.

Suasana depo sampah di Jalan Argolubang, Baciro, Kota Yogyakarta tampak tertulis "depo tutup", Kamis (18/4/2024). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

"Akan diatur waktu pengambilannya disesuaikan dengan kemampuan mesin pengolah yang di Nitikan," kata Mareta dikonfirmasi wartawan, Kamis (18/3).

"Saat ini karena baru tersedia satu lokasi pengolahan jadi agak terhambat dalam mengangkut semua lokasi sampah liar," katanya.

Suasana depo sampah di Jalan Argolubang, Baciro, Kota Yogyakarta tampak tertulis "depo tutup", Kamis (18/4/2024). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Bila dipaksakan mengelola sampah melebihi kapasitas maka dikhawatirkan mesin akan jebol.

Diharapkan lokasi TPS3R lain bisa segera beroperasi. Saat ini pembangunan TPS3R di Kranon dan Karangmiri masih terus berjalan.

"Di Nitikan kapasitas mesin yang terpasang targetnya 50 ton/hari, di Kranon 30 ton/hari, di Karangmiri 20 ton/hari," katanya.

"Nanti semoga kalau ketiga lokasi sudah terbangun semua akan mulai tertata lagi dan lebih banyak jumlah sampah yang bisa terolah," ujarnya.