Deputi KLH Irjen Rizal Hadapi Ormas dan Sekuriti Saat Bentrok Sidak di Serang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Deputi Bidang Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Irjen Pol Rizal Irawan langsung turun melerai saat terjadi bentrok antara oknum sekuriti dan ormas dengan pegawai Humas KLH dan sejumlah wartawan.

Para wartawan tersebut sedang meliput sidak PT Genesis Regeneration Smelting (GSR), Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten pada Kamis (21/8).

Salah satu korban, Hendi--wartawan Jawa Pos TV, menuturkan, ia diserang oleh oknum sekuriti perusahaan dan oknum ormas saat hendak meninggalkan lokasi peliputan sidak KLH di PT GSR.

Saat itu, kata Hendi, dirinya bersama seorang kontributor SCTV hendak lari saat melihat sejumlah orang mencoba menyerang, namun dirinya justru sempat disandera oleh oknum ormas yang tak mengizinkan dirinya meninggalkan lokasi.

"Saya sama kontri SCTV sempat disandera sama oknum ormas, dia bilang 'gara-gara kalian saya jadi pengangguran," cerita Hendi menirukan ucapan oknum ormas, Kamis (21/8).

Beruntungnya, kata Hendi, rombongan Deputi KLH kembali mendatangi lokasi PT GSR sehingga membantu dirinya dari penyanderaan oknum ormas tersebut dan langsung melarikan diri.

"Enggak lama, rombongan deputi yang udah pulang itu balik lagi. Pas saat itu saya lagi dicegat, Pak Deputi Pak Rizal langsung keluar dari mobil langsung melerai oknum ormas yang nyegat saya. Sampe terpental itu si ormas, eh malah si ormas itu ngelawan, berani dia, sampai baku hantam juga itu sama deputi," terang Hendi.

"Pas saat kejadian itu, saya langsung buru-buru lari menyelamatkan diri," imbuhnya.

Namun ada pegawai Humas KLH dan seorang wartawan Tribun News yang dikeroyok oleh sejumlah orang yang diduga orang-orang dari PT GSR. Mereka berdua babak belur setelah gagal melarikan diri.

"Humas KLH abis dipukulin, diinjek-injek. Sama teman kita anak Tribun juga abis dipukulin," ucap Hendi.

"Dan itu oknum yang tadinya coba nyerang kita, karena lihat rombongan Pak Deputi balik lagi, jadi pura-pura nenangin, pura-pura ngelerai gitu," imbuhnya.