kumparan
15 Juli 2019 18:01

Desa Terpencil di Aceh Barat Mulai Dialiri Listrik

Peletakan baru pertama pembangunan Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Desa Sikundo, Pantee Ceureumen, Aceh Barat, oleh PLT Gubernur Aceh Nova Iriansyah.
Peletakan baru pertama pembangunan Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Desa Sikundo, Pantee Ceureumen, Aceh Barat, oleh PLT Gubernur Aceh Nova Iriansyah. Foto: dok. Dinsos Aceh
Pemerintah Provinsi Aceh mulai membangun sebanyak 39 unit rumah Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Desa Sikundo, Pantee Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat. Pembangunan itu dimulai dengan peletakan baru pertama oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Senin (15/7).
ADVERTISEMENT
Selain pembangunan rumah, Pemprov Aceh juga mengaliri desa yang berjarak 60 kilometer dari jalan nasional Aceh Barat - Medan tersebut dengan listrik.
Nova mengatakan, pembangunan rumah KAT di Desa Sikundo telah direncakan jauh hari. Setelah selesai dibangun, kata Nova, selanjutnya di Desa Sikundo akan diperbaiki jalannya.
"Setelah adanya KAT, hadirnya MCK, listrik, maka nanti akan disusul dengan memperbaiki akses jalan yang layak. Jadi jangan ada lagi jalan yang naiknya ekstem, turunnya ekstem,” kata Nova.
Peletakan baru pertama pembangunan Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Desa Sikundo, Pantee Ceureumen, Aceh Barat, oleh PLT Gubernur Aceh Nova Iriansyah.
Peletakan baru pertama pembangunan Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Desa Sikundo, Pantee Ceureumen, Aceh Barat, oleh PLT Gubernur Aceh Nova Iriansyah. Foto: dok. Dinsos Aceh
Dengan pembangunan itu, Nova berharap masyarakat setempat bisa tinggal dengan nyaman dan tidak berencana pindah ke daerah lain. Sebab Pemprov Aceh berkomitmen membangun infrastruktur dan fasilitas sosial di kawasan tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
ADVERTISEMENT
"Itu dalam waktu dekat akan saya lakukan dengan kawan-kawan dan yang paling penting penduduk tambah betah tinggal di Sikundo," ucapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Aceh Alhudri, mengatakan proses pengerjaan rumah KAT dan sejumlah fasilitas lainnya tersebut dibantu oleh PT Mifa Bersaidar, PLN, dan Dinas ESDM.
“PT Mifa Bersaudara yang melalui CSRnya sudah membantu pembuatan MCK untuk masyarakat Sikundo. Begitu juga dengan PLN dan Dinas ESDM, sehingga masyarakat desa ini bisa merasakan listrik,” tutupnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan