Desmond soal Harun Masiku: Yasonna Tak Berwibawa, Pimpinan KPK Lucu

kumparanNEWSverified-green

comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua Komisi III Desmond J Mahesa sebelum raker dengan Jaksa Agung. Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua Komisi III Desmond J Mahesa sebelum raker dengan Jaksa Agung. Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan

Wakil Ketua Komisi III Desmond Mahesa menganggap sikap Menkumham Yasonna Laoly tak berwibawa lantaran Ditjen Imigrasi mengungkap keberadaan eks caleg PDIP Harun Masiku yang sudah berada di Indonesia sejak 7 Januari.

Pendapat Imigrasi berbeda dengan keterangan Yasonna yang menyebut Harun Masiku masih berada di luar negeri.

"Masa kita percaya omongan dia? Harusnya dia malu kan? Ada apa dengan kepemimpinan Menteri Laoly di Kemenkumham yang berbeda dengan Ditjen Imigrasi. Berarti kan menteri tidak punya wibawa," kata Desmond di Gedung DPR, Senayan, Rabu (22/1).

collection embed figure

"Kalau menteri punya wibawa, Ditjen Imigrasi ikut menutupi, berbohong, ya berarti kan enggak punya wibawa. Ya, kita percaya Ditjen (Imigrasi) dong daripada menteri," sambungnya.

Menurut Desmond, alasan Imigrasi terlambat mendeteksi keberadaan Harun karena adanya keterlambatan data (delay system) kurang masih akal. Namun, ia tak ingin berspekulasi atas permasalahan hukum yang terjadi.

"Pernah ke luar negeri enggak? Bener enggak itu. Ini kan masalah hukum, hukum itu kita enggak boleh reka-reka," ucapnya.

Plitikus Gerindra itu juga menyebut sikap KPK tidak proaktif karena tak kunjung menemukan Harun.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmond Junaidi Mahesa saat menjawab pertanyaan wartawan Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

"Pertanyaannya yang lebih lucu lagi, pimpinan KPK bilang apa? 'Laporkan ke saya'. Itu kan lucu. Kenapa KPK enggak proaktif. Jadi kalau kita bahas satu-satu pusing saya. Ini ada yang lucu banget," tuturnya.

Desmond menganggap pernyataan KPK yang meminta masyarakat melapor apabila menemukan Harun sebagai hal yang lucu. Desmond menyebut seharusnya KPK menjalankan tugas menangkap tersangka korupsi.

"Salah satu pimpinan KPK yang suruh laporkan ke dia. Masa kita harus laporkan, hei ada orang di sini. Harusnya dia kan yang melakukan penangkapan. Kondisi negara sedang dalam darurat akal sehat," tegas Desmond.