Dewas KPK Kebut Pemeriksaan Laporan Pelanggaran Etik Firli Bahuri
·waktu baca 2 menit

Dewan Pengawas (Dewas) KPK menyatakan bakal sesegera mungkin menyelesaikan dugaan pelanggaran etik Firli Bahuri. Meski tak disebut spesifik target waktunya.
“Target kami sesegera mungkin,” kata Anggota Dewas Albertina Ho kepada wartawan di Gedung ACLC, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/11).
Kendati begitu, Albertina juga menimpali bahwa pekerjaan Dewas bukan hanya pengaduan Firli Bahuri. Ada kesibukan lain. Sehingga butuh bagi waktu.
“Pengaduan, kan, bukan cuma satu. Ada juga yang lain. Pekerjaan Dewas kan bukan hanya menangani pengaduan tapi ada juga pengawasan pelaksanaan tugas, evaluasi kinerja, jadi kita harus bagi semua,” tambah Albertina.
Dewas telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk Syahrul Yasin Limpo (SYL). Firli Bahuri sebagai terlapor juga sudah dimintai keterangan. Seluruh pimpinan KPK bahkan sebelumnya sudah lebih dahulu dipanggil Dewas.
Albertina mengatakan masih akan memeriksa saksi lain untuk kemudian dilakukan rapat kesimpulan. “Masih butuh saksi-saksi yang lain,” kata dia.
Namun Albertina enggan menyebut saksi yang dimaksud masih perlu diperiksa.
“Nanti setelah ini kan Dewas-nya rapat dulu siapa yang mana dipanggil. Mana yang perlu dipanggil ulang,” imbuh Albertina.
Hari ini, Firli Bahuri juga sudah selesai diperiksa. Dia dipanggil sebagai terlapor dugaan pelanggaran etik terkait foto dan dugaan pemerasan terhadap SYL.
Ketua KPK itu diklarifikasi soal foto berdua dirinya dengan SYL di sebuah GOR bulutangkis. Dia juga dimintai keterangan terkait dugaan pertemuan keduanya di rumah Kertanegara.
“Ya, semuanya [diklarifikasi] sesuai dengan pengaduan,” pungkas Albertina.
