Di Acara Nikah Massal, Aa Gym Curhat 7 Tahun Dibully karena Pernikahan

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan AA Gym menyerahkan buku nikah pada pasangan tertua di nikah massal. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan AA Gym menyerahkan buku nikah pada pasangan tertua di nikah massal. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)

Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym memberikan tausiyah dalam acara nikah massal yang digelar oleh Pemprov DKI Jakarta. Dalam kesempatan ini, Aa Gym menceritakan pengalamannya selama 7 tahun dibully.

“Rahasianya supaya enggak sakit hati kalau kita dihina orang. Nih Pak Anies mungkin belum nyobain. Padahal apa salah saya, sah menurut agama, sah menurut negara tetap saja dibully 7 tahun,” kata Aa Gym di Jalan Thamrin, Jakarta, Senin, (31/12).

Namun Aa Gym tidak membeberkan penyebab pasti dia dibully. Aa Gym menjelaskan salah satu rahasianya kuat menahan perundungan adalah dengan tidak terlalu memperdulikannya.

Sebab, kata Aa Gym, setiap perbuatan yang dilakukan manusia sudah selalu diawasi oleh Allah. Sehingga Aa Gym menyerahkan Allah yang membalas orang-orang yang membullynya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) dan Aa Gym (tengah) tiba di lokasi nikah massal dan Itsbat Nikah Warga DKI Jakarta 2018. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) dan Aa Gym (tengah) tiba di lokasi nikah massal dan Itsbat Nikah Warga DKI Jakarta 2018. (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)

“Apakah perbuatan kita disaksikan Allah? Apakah setiap perbuatan ada balasannya? Mungkinkah ada kelupaan Allah membalas? Ada yang ketuker balasannya? mungkinkah ada yang meleset? Demi Allah setiap yang kita lakukan pasti ada balasannya,” ujar Aa Gym.

“Tuhan kita bukan mulut orang, kata-kata orang, Tuhan kita bukan media, tapi Allah. Apa yang Allah berikan pasti ketemu jadi asyik saja lakukan, lupakan, lakukan lupakan,” tambahnya.

Aa Gym lalu berpesan kepada Anies agar tak menghiraukan orang-orang yang tidak menghargai kinerjanya termasuk apabila tidak diliput media. Aa Gym menganggap hal itu malah membuat kinerja Anies tidak pencitraan.

“Masyaallah nikmat tidak diliput, media berarti lebih utuh dalam pandangan Allah, enggak ada pencitraan. Enggak ada cerita bagi orang beriman pencitraan,” terang Aa Gym.