Di Depan JK, Pramono Bicara LPDP Versi Jakarta hingga KJMU Bisa Untuk S2-S3

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (30/8/2025).  Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (30/8/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan akan meningkatkan bantuan sosial dari pemprov untuk warga Jakarta, salah satunya bantuan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

Bantuan itu, kata Pramono, akan ditingkatkan tak hanya untuk pendidikan S1 saja.

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Pemprov Jakarta periode 2025-2030 di Balai Kota Jakarta, Rabu (10/9/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan

"Kalau dulu hanya untuk S1, maka saya sudah minta untuk KJMU Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul yang jumlahnya 16.979 kartu boleh sampai dengan S2 dan S3,” kata Pramono saat berikan sambutan acara pelantikan PMI Jakarta di Balai Kota, Rabu (10/9).

Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla hadir dam melantik pengurus PMI Jakarta.

Pramono mengatakan untuk menuju Jakarta kota global, tak hanya fokus membangun infrastruktur saja, tapi juga membangun manusianya.

Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta

“Kami tahu problem Jakarta itu bukan problem Sudirman, Thamrin, Gatot Subroto dan sebagainya. Tetapi problem utamanya itu di gang-gang atau di tempat-tempat bagi warga yang tidak beruntung,” ucapnya.

Oleh karena itu, ia mengatakan, Pemprov Jakarta akan membuat bantuan dana pendidikan semacam Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) versi pemprov Jakarta.

“Kalau di (pemerintah) pusat, dan saya yakin bapak tahu ada yang namanya LPDP, kami sedang menggagas untuk LPDP tetapi untuk khusus provinsi DKI Jakarta bisa sekolah di luar negeri,” tuturnya.

“Karena sebagai kota global, enggak mungkin bisa melakukan perbaikan perubahan tanpa memperbaiki sumber daya manusianya,” pungkasnya.