Di Tengah Gempuran Rusia, Zelensky Kunjungi Garis Depan Pertempuran

23 Maret 2023 1:45
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengunjungi tentara Ukraina di posisi mereka di kota garis depan Bakhmut, di wilayah Donetsk, Ukraina, Selasa (20/12/2022). Foto: Ukrainian Presidential Press Service/Handout via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengunjungi tentara Ukraina di posisi mereka di kota garis depan Bakhmut, di wilayah Donetsk, Ukraina, Selasa (20/12/2022). Foto: Ukrainian Presidential Press Service/Handout via REUTERS
Presiden Volodymyr Zelensky mengunjungi pos militer di dekat garis terdepan pertempuran dengan Rusia di Kota Bakhmut, Ukraina timur, Rabu (22/3). Kunjungan tersebut dilakukan ketika serangan Rusia menghancurkan sebuah bangunan perumahan yang menyebabkan puluhan orang terluka.
Setidaknya satu orang tewas dan 32 lainnya terluka usai serangan Rusia menargetkan tempat tinggal warga di Zaporizhzhia. Kota tersebut juga merupakan garis terdepan pertempuran kedua negara. Serangan terjadi tepat sebelum Zelensky mengumumkan kunjungannya di garis depan pertempuran.
Zelensky mengaku merasa terhormat berada di sekitar para pejuang Ukraina di Bakhmut. Dia menyadari bahwa pertempuran panjang dan paling berdarah terjadi di wilayah tersebut sepanjang invasi Rusia. Pasukan disebut memiliki tugas yang sulit.
"Saya merasa terhormat berada di sini hari ini untuk memberikan penghargaan kepada para pahlawan kita. Berjabat tangan dan berterima kasih kepada mereka karena telah melindungi kedaulatan negara kita," kata Zelensky, dikutip dari AFP pada Kamis (23/3).
Dalam sebuah video yang dirilis oleh pihak Ukraina, menunjukkan Zelensky bertemu dengan prajurit di sebuah gudang.
Prajurit Ukraina mengevakuasi tank yang rusak di kota Bakhmut Ukraina, Jumat (20/1/2023). Foto: Oleksandr Ratushniak/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Prajurit Ukraina mengevakuasi tank yang rusak di kota Bakhmut Ukraina, Jumat (20/1/2023). Foto: Oleksandr Ratushniak/Reuters
Pasukan Ukraina dan Rusia telah banyak 'berinvestasi' militer dalam pertempuran memperebutkan Bakhmut. Meski sejumlah ahli menyatakan kota tersebut memiliki nilai strategis yang kecil dalam pertempuran kedua negara.
Meski begitu, Kiev mengatakan pertempuran untuk mempertahankan kota industri, yang memiliki populasi sebelum perang sekitar 80.000 orang itu, adalah kunci untuk menahan pasukan Rusia di sepanjang front timur.
Dalam unggahan terpisah, Zelensky mengatakan telah mengunjungi pasukan yang dirawat karena cedera akibat pertempuran di garis depan. Video itu menunjukkan dia berkeliling rumah sakit dengan dokter dan menyapa tentara yang pulih.
Sebelumnya, Zelensky juga pernah mengunjungi Bakhmut pada akhir tahun lalu. Sejak saat itu, eskalasi gempuran Rusia meningkat.
Yevgeny Prigozhin, kepala kelompok tentara bayaran Wagner Rusia, yang mengeklaim menjadi ujung tombak serangan Moskow untuk Bakhmut, mengatakan pekan ini bahwa pasukannya menguasai sekitar 70 persen wilayah tersebut.
Howitzer self-propelled Ukraina 2s1 dari 80 brigade Serangan Udara menembak ke arah pasukan Rusia di garis depan dekat Bakhmut, Ukraina, Jumat, 10 Maret 2023. Foto: Evgeniy Maloletka/AP Photo
zoom-in-whitePerbesar
Howitzer self-propelled Ukraina 2s1 dari 80 brigade Serangan Udara menembak ke arah pasukan Rusia di garis depan dekat Bakhmut, Ukraina, Jumat, 10 Maret 2023. Foto: Evgeniy Maloletka/AP Photo
Dalam unggahan video yang sama, Zelensky juga memperlihatkan sejumlah potret serangan Rusia di Zaporizhzhia. Dia menunjukkan proyektil yang menghantam bangunan tempat tinggal dan kepulan asap hitam membubung di atas sebuah bangunan.
Zelensky menggambarkan serangan itu sebagai 'kekejaman binatang liar' dan mengatakan Rusia sedang berusaha "untuk menghancurkan kota-kota kita, negara kita, rakyat kita".