Dianggap Simbol Rasialisme, Patung Columbus di San Fransisco Diturunkan

Pemerintah Kota San Fransisco, California, sepakat untuk menurunkan patung Christopher Columbus pada Kamis (18/6). Tokoh Columbus dinilai tidak layak dihormati karena melekat dengan warisan rasialisme.
"Patung ini diturunkan karena tidak selaras dengan nilai-nilai San Francisco atau komitmen kami terhadap keadilan rasial," kata anggota pejabat Komisi Seni Fransisco, Rachelle Axel, dilansir AFP, Jumat (19/6).
"Di kota-kota di seluruh Amerika Serikat, banyak monumen bersejarah diturunkan karena tindakan dan gagasan yang dilambangkan tidak pantas dihormati," kata Axel.
Patung itu diturunkan pada Kamis pagi dan akan disimpan atas instruksi Wali Kota San Francisco, London Breed.
Columbus yang dikenal sebagai penemu benua Amerika memiliki catatan kelam bagi penduduk asli Amerika. Pelayaran Columbus telah memicu rasialisme, perbudakan, dan aksi genosida untuk menghabiskan suku-suku asli, atau yang ia sebut sebagai 'suku Indian'.
Pada Rabu (10/6) lalu, kepala patung Columbus di Boston juga dirusak dan dipenggal massa. Perusakan patung dilakukan sebagai seruan penghapusan patung-patung lain yang dianggap sebagai simbol penjajahan dan perbudakan di AS. Sebelumnya, patung Columbus di Virginia juga dirusak dan dibuang ke danau.
Aksi ini dilakukan setelah terjadi gelombang protes masyarakat atas kematian George Floyd, pria kulit hitam di AS yang dibunuh polisi. Massa menentang kebrutalan dan tindakan rasialisme polisi AS yang selalu mendiskriminasi warga kulit hitam.
---
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
