Didampingi Megawati, Jokowi Tinjau Persemaian Modern Rumpin, Bogor
ยทwaktu baca 2 menit

Presiden Jokowi meninjau langsung Persemaian Modern Rumpin, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/3). Pada kunjungan tersebut, Jokowi menekankan pembangunan persemaian (nursery) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam program rehabilitasi lahan di Indonesia.
"Memastikan bahwa dimulainya program penghijauan rehabilitasi lahan-lahan kritis, rehabilitasi lahan-lahan yang sering longsor, rehabilitasi lahan-lahan yang daerahnya wilayahnya sering banjir, itu betul-betul bisa kita mulai dari membangun nursery," kata Jokowi di lokasi.
Jokowi menuturkan pemerintah akan membangun sejumlah persemaian serupa di tahun 2022. Hal tersebut juga dapat mendukung pemerintah dalam melakukan penelitian terhadap kekayaan plasma nutfah yang terdapat di Indonesia.
"Di tahun 2022 kurang lebih 30 nursery seperti di nursery Rumpin ini akan bisa memproduksi kurang lebih 12 juta bibit tanaman, pohon, baik itu Albasia, Sengon, kemudian Eukaliptus, kemudian Manglid, ada juga Jati, Mahogany, semuanya ada," tuturnya.
Di samping itu, Jokowi berharap agar pembangunan persemaian tidak hanya memberikan manfaat dalam hal lingkungan, tetapi juga dapat membantu meningkatkan perekonomian.
"Sehingga yang kita produksi ini betul-betul bisa mendapatkan manfaat ekonomi, baik bagi negara maupun bagi masyarakat. Jadi lingkungannya dapat, ekonominya juga dapat," ucapnya.
Di saat yang sama, Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengatakan pihaknya akan terus mengembangkan riset untuk mendukung pengembangan bibit-bibit unggul sesuai dengan karakteristiknya.
"Karena ini nanti diperlukan untuk mengatasi berbagai problem lingkungan dan kehutanan kita, dan setiap lokasi itu memiliki karakter dan memiliki kebutuhan yang berbeda," kata Laksana.
Selain itu, Laksana menyebut BRIN akan melibatkan beberapa pihak untuk mendukung pengembangan pusat-pusat persemaian di Indonesia.
"Kami akan mengerahkan khususnya para periset dari life science dari ilmu hayati kami, juga yang dari eks Kementerian Pertanian dan juga KLHK untuk kembali mendukung riset yang bisa membantu pusat-pusat persemaian yang dikembangkan KLHK," pungkas Laksana.
Dalam kegiatan tersebut, Jokowi juga ditemani Ketua Dewan Pengarah BRIN Megawati Soekarnoputri, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Dewan Pengarah BRIN Bambang Kesowo.
