Didampingi Prabowo, Jokowi Resmi Tetapkan 3.103 Anggota Komponen Cadangan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang dengan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto (kedua dari kiri) pada peringatan ke-76 Hari TNI. Foto: Dok. presidenri
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang dengan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto (kedua dari kiri) pada peringatan ke-76 Hari TNI. Foto: Dok. presidenri

Presiden Jokowi pagi ini memimpin upacara penetapan Komponen Cadangan (Komcad) Tahun Anggaran 2021 di Pusdiklatpassus di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (7/10).

Presiden didampingi oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Panglima TNI, Kapolri, dan pejabat negara lainnya. Sebelum penetapan, Jokowi terlebih dahulu memeriksa pasukan menggunakan kendaraan taktis TNI.

Berdasarkan laporan Menhan Prabowo, tahun ini ada sebanyak 3.103 Komcad yang telah mendaftar secara sukarela. Seluruh siswa tersebut telah menjalani pendidikan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) selama tiga bulan di Resimen Induk Kodam (Rindam) masing-masing.

Pasukan Komcad di Pusdiklatpassus, Bandung Barat, 7 Oktober 2021. Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Mereka antara lain berasal dari Rindam Jaya, Kodam III/ Siliwangi, Kodam IV/Diponegoro, Kodam V/Brawijaya dan Kodam XII/Tanjungpura.

"Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim pada hari ini kamis, 7 Oktober 2021 Pembentukan Komponen Cadangan Tahun 2021 secara resmi saya nyatakan ditetapkan," ujar Presiden Jokowi di lokasi.

Menhan Prabowo menegaskan bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam pertahanan negara sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945.

Presiden Joko Widodo saat upacara Peringatan Ke-76 Hari Tentara Nasional Indonesia, Selasa (5/10/2021). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden/kumparan

"Bahwa sistem pertahanan dan keamanan negara yang bersifat semesta melibatkan seluruh sumber daya nasional yang disiapkan secara dini oleh pemerintah dan di selenggarakan secara total," kata Prabowo.