Dideklarasikan Din, Partai Pelita Siap Hadapi Verifikasi Peserta Pemilu 2024
ยทwaktu baca 3 menit

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, mendeklarasikan partai baru bernama Partai Pelita di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, hari ini. Ia mengungkap Partai Pelita kini juga sedang menyiapkan diri untuk lolos verifikasi faktual sebagai parpol peserta Pemilu 2024.
"Kami sedang menyiapkan diri untuk lolos verifikasi faktual. Kalau sudah lolos nanti jadi peserta pemilu, ya kita jaring dukungan dari seluruh rakyat Indonesia, kaum milenial khususnya. Karena ini partai kaum milenial. Kami MPP hanya memantau dari belakang tut wuri handayani," kata Din selaku Ketua Majelis Permusyawaratan Partai (MPP) Partai Pelita kepada wartawan, Senin (28/2).
"Hanya memastikan nilai-nilai etika politik berdasarkan agama dan nilai luhur bangsa diterapkan. Adik-adik saya dorong tampil beda. Terserahlah rakyat memilih nanti. Itu masih jauh, masih 5 bulan lagi, Insyaallah kita akan susun taktik dan strategi untuk mendapatkan dukungan dari rakyat," imbuh dia.
Meski begitu, Din mengungkap pihaknya belum berbicara jauh soal strategi di Pemilu 2024. Ia pun belum bisa memastikan siapa tokoh-tokoh yang akan ikut bergabung ke Partai Pelita dalam waktu dekat.
Din memastikan Partai Pelita akan merangkul semua kalangan meski saat ini banyak pimpinan yang berlatar belakang Muhammadiyah. Mulai dari berbagai ormas hingga agama selain Islam.
"Dari berbagai ormas ada, ada HMI, GMNI, PMII. Ini partai yang terdiri dari berbagai latar belakang dan Insyaallah pada waktunya nanti dari aktivis agama agama lain kita juga buka diri. Tidak (Muhammadiyah) semua," ujarnya.
"Kebetulan saya ini walaupun pernah memimpin Muhammadiyah pernah juga memimpin MUI, lintas ormas, dan juga memimpin dan mendirikan yang lintas agama. Jadi tidak dikhususkan ormas ormas ormas tetentu," tandas dia.
Dalam pidatonya, Ketua Umum DPP Partai Pelita Beni Pramula menerangkan, Pelita ingin menghadirkan politik gagasan berkeadaban yang menjadikan partai politik tidak sekedar alat mencapai kekuasaan, tetapi juga nilai dan keteladanan. Partai Pelita yakin, politik harus dijauhkan dari sekedar sumpah serapah, menyebarkan hoaks, polusi informasi tanpa makna.
"Pelita ingin menjadi benar-benar pelita bagi lanskap politik bangsa. Politik yang penuh ide dan gagasan guna membangun negeri dengan kekuatan narasi dan aksi. Sehingga gagasan, ide pikiran serta aksi nyata kader-kader pelita akan menjadi penerang bagi bangsa yang gelap gulita," kata Beni di Gedung Joang 45.
"Partai Pelita sedih melihat wajah perpolitikan saat ini yang cenderung lebih pragmatis dibandingkan mempertahankan harga diri dan integritas dalam politik di tengah kondisi serba instan. Pelita akan jadi wadah pendidikan politik, mempersiapkan pemimpin-pemimpin muda yang berakhlaq mulia, jujur, punya kapabilitas, integritas, berkepribadian murni dan tulus untuk merawat nilai nilai kebangsaan di masyarakat," imbuhnya.
Beni melanjutkan, Indonesia membutuhkan pemimpin yang dapat memberikan keteladanan sebagai seorang pemimpin. Jika pemimpin-pemimpin yang memiliki kapabilitas dan integritas semakin berkurang, risiko terhadap semakin merosotnya moral kemasyarakatan sulit dihindarkan.
Sebab itu, ia memastikan Pelita memberikan kesempatan dan ruang luas bagi peran dan keterlibatan pemuda dalam politik, menjadi pemimpin, anggota legislatif maupun eksekutif. Tidak peduli latar belakang dari kalangan apa aja, semua anak bangsa berhak membangun negeri, punya hak yang sama.
"Partai Pelita berkomitmen menegakkan dan mewujudkan kehidupan nasional Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yang disahkan pada 18 Agustus 1945. Berkomitmen menegakkan dan mewujudkan demokrasi Indonesia sesuai dengan Sila Keempat Pancasila, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaran/perwakilan," papar dia.
"Partai Pelita berkomitmen untuk mewujudkan kehidupan politik berdasarkan pada etika politik sesuai nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia," terang Beni.
Selanjutnya, Beni memastikan Partai Pelita membuka diri untuk bekerja sama dengan seluruh elemen bangsa atas dasar kebenaran dan ketakwaan.
"Partai Pelita menegaskan diri sebagai partai politik, berkomitmen memperjuangkan aspirasi rakyat tanpa pamrih, membela amanat penderitaan kaum dhuafa dan mustadhafin. Serta secara khusus mengedepankan peran politik kaum muda dan wanita," tandas dia.
