Diduga Kalah Judol, Ayah di Cimahi Ngamuk hingga Kaca Pecah dan Lukai Anak

Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria mengamuk di dalam kontrakan di hadapan istri dan anaknya viral di media sosial. Pria tersebut diduga meluapkan emosi akibat judi online (judol) hingga menyebabkan anak yang masih balita mengalami luka di kepala.
Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @mompahh_ pada Minggu (11/10), pria itu terlihat memukul lemari berkaca. Akibatnya, kaca lemari pecah dan serpihannya mengenai kepala anak tersebut hingga menimbulkan luka berdarah.
Kapolres Cimahi AKBP Moh Faruk Rozi mengatakan, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap orang tua maupun anak dalam video itu.
"Melakukan pemeriksaan terhadap orang tua maupun anak yang menjadi korban atau diduga menjadi korban kekerasan atau penganiayaan," ujar Faruk saat ditemui di Polda Jabar, Selasa (13/10).
Faruk juga mengungkapkan pasangan tersebut diketahui menjalani pernikahan siri yang baru berlangsung selama beberapa bulan. Selain itu, anak yang diduga menjadi korban bukan merupakan anak biologis pria tersebut.
"Baru beberapa bulan (nikah siri), dan anaknya itu kalau nggak salah anak itu bukan anak biologis, bukan anak kandung," ucapnya.
Terkait dugaan pria mengamuk karena kalah bermain judi online, Faruk menyebut informasi mengenai kecenderungan kecanduan judi berasal dari keterangan sang istri.
"Menurut keterangan dari istrinya, memang ada kecenderungan atau berpotensi kecanduan tersebut," katanya.
Meski demikian, dugaan tersebut masih perlu didalami lebih lanjut. Kepolisian juga berencana memeriksa telepon genggam untuk memastikan ada atau tidaknya aktivitas judi online yang berkaitan dengan kasus tersebut.
"Tapi kan selama kita belum mendapatkan terduga pelaku, itu kan kita harus memeriksa juga. Mungkin di handphonenya nanti kalau ada dan lain sebagainya, nanti kan ketahuan," ucapnya.
Sementara itu, kondisi anak tersebut masih bisa diajak berkomunikasi dengan baik saat ditemui polisi. Pihaknya berharap proses pemeriksaan dapat segera memberikan kejelasan mengenai peristiwa yang menjadi perhatian publik tersebut.
"Anaknya tadi waktu ditemuin bisa diajak komunikasi dengan baik. Mudah-mudahan hari ini ada titik terang," pungkasnya.
